Bandara I Gusti Ngurah Rai Kembali Beroperasi

Terasjabar.co – Rabu (29/11/2017) pukul 15.00 WITA, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali beroperasi. Hal ini dikarenakan pergerakan angin ke arah barat daya yang mengartikan sebaran abu vulkanis Gunung Agung menjauhi bandara.

“Volcano Observatory Notice for Avition (VONA ) juga diturunkan dari merah ke oranye. Terhitung mulai pukul 15.00 WITA Bandara I Gusti Ngurah Rai dibuka,” kata Communication & Legal Section Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, Rabu (29/11).

Selama dua hari terakhir penutupan, sebanyak 118.539 penumpang gagal diberangkatkan. Mereka berasal dari 888 jadwal penerbangan yang terdiri dari 397 penerbangan rute internasional dan 491 penerbangan rute domestik.

Buka tutup bandara menggunakan empat laporan dari Pusat Informasi Semburan Abu Vulkanis (VAAC) Darwin, BMKG, laporan pilot (pilot report), dan hasil identifikasi abu vulkanis di kawasan bandara melalui paper test. General Manager Air Navigasi Denpasar, Eko Setiawan mengatakan ada tiga alasan penutupan bandara yang berlaku umum di seluruh Indonesia.

Pertama, jika ada keretakan landasan karena bencana alam, seperti gempa bumi. Kedua, jika ditemukan abu vulkanik di bandara dan sekitarnya. Ketiga, jika area pendaratan pesawat tertutup berdasarkan laporan pilot.

“Arah angin sifatnya dinamis. Jika abu mengarah ke area yang diplotkan, baru kami merekomendasikan penutupan bandara,” katanya.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat sejak pukul 00.00-12.00 WITA hari ini terjadi tiga kali gempa tektonik jauh berdurasi 50 hingga 70 detik, 11 kali gempa vulkanik dangkal berdurasi 10 hingga 17 detik, dan enam kali gempa vulkanik dalam berdurasi 10 hingga 20 detik. Tremor menerus (mikrotermor) terekam dengan amplitudo satu hingga dua milimeter.

Tingkat aktivitas Gunung Agung masih di level empat atau awas. Asap kawah kelabu dengan intensitas tebal dan bertekanan tinggi keluar 1.500 hingga 2.000 meter di atas puncak kawah. (red)

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 + one =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization