Ridwan Kamil Minta Plt Bupati Cirebon Jaga Integritas dan Profesional
Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerukan tiga nilai yang harus dimiliki oleh Plt Bupati Cirebon Imron Rosyadi yaitu integritas, melayani dengan hati dan profesional.
“Saya ingin mengutarakan bahwa integritas adalah benteng yang tidak boleh jebol karena akan menjadi pondasi bangunan sebuah pembangunan. Layani rakyat dengan sepenuh hati. Kita ini pelayan rakyat, bukan minta dilayani rakyat. Jangan emosi, jangan marah-marah terhadap dinamika-dinamika bersama rakyat,” kata Gubernur yang akrab saiapa Emil itu di Bandung, Jumat (17/5/2019).
Emil menuturkan bahwa Cirebon harus bangkit dengan profesional. Untuk itu, Gubernur Emil meminta agar Plt. Bupati Cirebon dan para pegawai Pemkab Cirebon rajin berinovasi dan memiliki gagasan baru.
“Jangan bisnis biasa-biasa saja. Cirebon terlalu istimewa untuk menjadi biasa-biasa saja. Kabupaten Cirebon harus menjadi luar biasa,” ujarnya.
Baca Juga: Baru DIlantik Jadi Bupati Cirebon, Sujnaya Lansung Diberhentikan, Sementara Wakilnya Jadi Plt
Untuk itu, Emil menambahkan bahwa sesuai dengan arahan KPK dan Kementerian Dalam Negeri, Kabupaten Cirebon akan diberikan perhatian khusus untuk memastikan jalannya roda pemerintahan di sana berjalan dengan lancar.
“Kita akan berikan atensi khusus, bimbingan, sehingga Cirebon harus kita pastikan lancar dan tidak ada rongrongan atau hal negatif yang mengganggu kepemimpinan berikutnya,” kata Emil.
Selain itu, Plt Bupati Cirebon Imron Rosyadi diminta agar menjalankan tugas memimpin Cirebon dalam lima tahun ke depan dengan penuh amanah.
“Untuk Pak Imron, saya titip warga Cirebon untuk mendukung Plt yang kalau inkrah jadi bupati definitif. Jangan terulang lagi peristiwa-peristiwa buruk yang terjadi di sana, fokus ke masa depan,” katanya.
Lebih lanjut Gubernur Emil meminta Imron bisa berani mengambil keputusan dalam pemerintahan dan tidak memandatkan pada pihak lain.
“Keputusan itu yang jadi wibawa kepemimpinan, hati-hati dengan bisikan. Saya titip kekuasaan hanya alat bukan tujuan akhir,” ujarnya.






Leave a Reply