1.000 Emak-Emak Bandung Ikuti Lomba Karedok ‘Zero Waste’

Terasjabar.co – Sebanyak 1.000 emak-emak mengikuti lomba membuat panganan khas Sunda, karedok, di GOR Pajajaran, Kota Bandung. Bedanya, karedok tidak hanya dinilai dari rasa tapi dilihat dari paling sedikit sampah yang dihasilkan.

Lomba tersebut digelar dalam rangka HUT ke-11 Sekolah Ibu PKS Kota Bandung sekaligus deklarasi dukungan terhadap program Kurangi Pisahkan Manfaatkan (Kang Pisman) yang diinisiasi Pemkot Bandung terkait pengurangan sampah.

Ketua panitia lomba Sinta Ratna Dewi mengatakan pemenang tidak hanya ditentukan dari rasa. Tapi penilaian dilakukan dari peserta yang paling sedikit menghasilkan sampah saat membuat karedok.

“Jadi karedok ‘zero waste’ itu ibu-ibu bawa ulekan sendiri dari rumah, bawa sendok, tumbler dan misting. Jadi enggak ada sampahnya. Makanya kalau bisa makanannya juga harus habis, itu jadi penilaian juri. Jadi diharapkan peserta juga sadar setelah dari sini enggak meninggalkan sampah,” ujar Dewi dalam rilisnya, Minggu (16/12/2018).

1.000 Emak-emak Bandung Ikuti Lomba Karedok 'Zero Waste'Peserta karedok ‘zero waste’ di Bandung

Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) PKS Kota Bandung Siti Nurjanah mengatakan lomba karedok dan deklarasi Balad ‘Kang Pisman’ ini sebagai bagian HUT Sekolah Ibu yang sudah ada sejak 2007 silam.

Sehingga, kata Siti, dalam acara diikuti oleh ribuan ibu di Kota Bandung. Selain mengikuti lomba dan deklarasi, mereka juga memamerkan sejumlah produk unggulan dari hasil Sekolah Ibu seperti kerajinan, daur ulang sampah hingga kuliner.

“Momen Desember ini pas hari ibu juga. Kita sekarang sudah 11 tahun berkiprah untuk Bandung. Sekarang sudah ada 184 unit Sekolah Ibu di 151 kelurahan dan 30 kecamatan dengan 2.984 anggota, kalau yang hadir sekarang lebih dari 1.000 orang,” katanya.

Siti menjelaskan Sekolah Ibu sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh perempuan dari berbagai kalangan dan usia di Kota Bandung. Mereka kini bisa lebih kreatif dan mandiri sekaligus memperoleh bekal dalam membina keluarga.

Ketua DPD PKS Kota Bandung Tedy Rusmawan mengatakan keberadaan Sekolah Ibu adalah bukti jika PKS berkomitmen membangun Kota Bandung sejak lama dan bukan sekadar muncul saat pemilu.

“PKS bukan partai 5 tahunan, terbukti kita telah bisa menciptakan 150-an Sekolah Ibu,” ucap pria yang juga anggota DPRD Kota Bandung itu.

Menurut Tedy, saat ini 25 ribu pemuda di Kota Bandung menjadi korban narkoba atau dua hingga tiga orang setiap RT. Sehingga ia berharap keberadaan Sekolah Ibu bisa menjadi salah satu benteng agar pemuda terhindar dari narkoba dan memiliki kepedulian sekaligus menjadi sosok yang bermanfaat.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 1 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam