Kurs Rupiah Anjlok, Ridwan Kamil Tukarkan Dolar Milik Si Cinta
Terasjabar.co – Terus melemahnya nilai tukar rupiah (kurs rupiah) terhadap dolar AS juga menjadi perhatian Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada hari-hari pertamanya bertugas di Gedung Sate.
Untuk mempercepat penguatan rupiah, ia mengimbau masyarakat yang memiliki dolar AS untuk segera menukarkannya dengan rupiah.
Ini pula, menurut Gubernur, yang akan ia lakukan dengan uang dolar yang ia punyai. Namun, ia mengaku belum mengetahui pasti berapa dolar yang akan ia ditukarkan itu.
“Soalnya istri saya yang simpan,” kata pria yang akrab disapa Emil ini, di Gedung Sate, Jumat (7/9/2018).
Ia mengatakan dolar yang masih mereka simpan itu adalah dolar sisa dari sejumlah perjalanannya ke luar negeri.
“Kami tidak berinvestasi dolar, hanya ada beberapa bekas perjalanan dinas luar. Mungkin bisa ditukar nanti jadi rupiah,” katanya.
Emil mengatakan, melemahnya mata uang dalam negeri terhadap dolar AS terjadi tidak hanya di Indonesia.
“Pelemahan ini terjadi di beberapa negara. Ada lebih dari 12 negara mengalami pelemahan,” ujarnya.
Sebelumnya, dalam keterangan tertulisnya, Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat untuk tidak panik menghadapi situasi dolar hari-hari ini. Tidak perlu juga ragu atas upaya pemerintah dalam menghadapi kondisi ekonomi global saat ini.
“Saya tidak melihat bahwa Indonesia berada dalam keadaan krisis besar. Tidak perlu khawatir dan panik berlebih bahwa krisis 1998 akan terulang. Kondisi sekarang jelas jauh berbeda,” ujarnya.
Sisi fundamental ekonomi, kata Luhut, saat ini jauh lebih baik. Pertumbuhan mencapai 5,27 persen di kuartal kedua 2018.
Angka itu tertinggi sejak 2014. Inflasi pun masih terkendali di angka 3,20 persen per Agustus 2018. Begitu juga dengan rasio utang yang cukup rendah di angka 34 persen, sedangkan pada 1998 mencapai 60 persen.
“Ekonomi kita sebagian besar didorong oleh sektor domestik dan investasi. Hanya sekitar 20 persen kontribusi ekspor PDB kita. Hal ini akan meminimalkan dampak trade war seandainya terus berlanjut,” jelasnya.
Solusi yang ditawarkan pemerintah dinilai akan efektif dengan cara mengurangi impor, optimalisasi tingkat komponen dalam negeri (TKDN), serta perbaikan pariwisata.
“Saya katakan, kondisi kita jauh lebih kuat dibanding Argentina dan Turki. Salam dari atas langit Lampung. Saya terkesima dengan pemandangan jalan tol di bawah saya yang sudah jadi,” ujar Luhut.






Leave a Reply