Dalam Sepekan, 24 Pelaku Kejahatan Jalanan Ditangkap di Bandung

Terasjabar.co – Dalam kurun waktu sekitar satu pekan, jajaran Polrestabes Bandung menangkap sedikitnya 24 pelaku kejahatan jalanan. Mereka terkait dengan sejumlah tindak kriminalitas di antaranya pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan hingga pencurian kendaraan bermotor.

“Ada 24 pelaku kejahatan jalanan yang berhasil kita amankan. Para pelaku ini diketahui merupakan pelaku curat, curas dan curanmor,” ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema didampingi Kasat Reskrim AKBP Yoris Marzuki, di Mapolrestabes Bandung, Senin (27/8/2018).

Dia mengatakan, pengungkapan ini dilakukan sejak 17 hingga 24 Agustus silam. Jajaran Polrestabes Bandung beserta seluruh polsek menangkap para pelaku. Secara keseluruhan, ditangkap 24 tersangka dengan tindak pidana pencurian dengan pemberatan 1 tersangka, 13 tersangka pencurian dengan kekerasan, serta 10 pencurian kendaraan bermotor.

Bersamaan dengan penangkapan tersebut, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, baik sebagai alat kejahatan maupun hasil kejahatan. Barang bukti yang dimaksud di antaranya 13 sepeda motor, 7 ponsel, 5 kunci astag, 2 tas selempang serta 1 kalung emas.

Mengenai modus operandi, para pelaku ini di antaranya merampas barang secara paksa dari korban. Beberapa pelaku juga membawa senjata untuk mengancam hingga melukai korban.

Dilihat dari usia, Irman menambahkan, sebagian besar penjahat jalanan ini tergolong usia produktif. Tindak pidana dilakukan dengan motif ekonomi.

“Pelaku ini kebanyakan usia produktif. Ada yang lulus SMP, SMA, bahkan ada yang masih kuliah. Saya tanya, motifnya ekonomi,” kata Irman.

Pengungkapan ini sekaligus menjadi respons atas maraknya kejahatan jalanan. Dalam satu pekan terakhir, terjadi sejumlah kejahatan jalanan di sejumlah lokasi di Kota Bandung yang cenderung meresahkan. Kejadian berlangsung tidak hanya terjadi pada dini hari ketika sepi, tapi juga siang hari saat situasi tengah ramai.

Pada kasus pencurian di Jalan Jakarta misalnya, pelaku membawa benda yang diduga merupakan senjata api. Ketika itu, dua orang pemuda yang tengah berboncengan dipepet sekelompok orang. Salah seorang korban sempat dipukul hingga mengalami luka di bagian pelipis. Pelaku kemudian membawa lari sepeda motor korban.

Beberapa jam berselang, perampasan sepeda motor juga terjadi tak jauh dari Mapolrestabes. Pengemudi sepeda motor ditendang orang tidak dikenal di dekat Taman Vanda. Setelah korban terjatuh, pelaku selanjutnya melarikan sepeda motor korban. Untuk kasus ini, kedua pelaku sudah ditangkap.

Pada kasus lainnya, kejahatan terjadi saat siang hari di persimpangan Jalan Aceh-Jalan Lombok. Korban perempuan berinisial M (21)1 tercatat warga negara asing asal Korea Selatan yang tengah berkunjung ke Bandung bersama rombongan. Ketika itu dia tengah berjalan kaki, didekati pelaku yang diduga berjumlah dua orang dengan menggunakan satu sepeda motor. Pelaku merampas ponsel yang dibawa korban, kemudian melarikan diri saat lalu lintas cenderung ramai.

Berkaitan dengan antisipasi, dia mengatakan, upaya dilakukan terus dilakukan dengan meningkatkan patroli di lokasi maupun waktu yang terbilang rawan. Penyelidikan serta pengejaran pelaku juga dilakukan untuk menuntaskan kasus yang belum terungkap.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × 2 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam