Pemprov Jabar Optimistis Serap 95 Persen Anggaran
Terasjabar.co – Pemerintah Provinsi Jawa Barat optimistis mampu menyerap APBD 2018 sampai lebih dari 95 persen pada akhir tahun ini.
Hingga 24 Agustus 2018, serapan APBD 2018 Jabar mencapai 50,34 persen atau Rp 17,097 triliun dari total Rp 33,96 triliun anggaran keseluruhan.
Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa, menyebut jumlah serapan anggaran tahun ini lebih tinggi dibanding dengan capaian serapan anggaran pada tahun lalu dalam periode yang sama.
Serapan ini akan semakin tinggi karena dalam waktu dekat ada tiga alokasi anggaran dalam jumlah besar.
“Sebagian besar penggunaan anggaran dalam proses penyelesaian konstruksi. Percepatan kami lalukan untuk realisasi anggaran bahkan pada akhir September atau awal Oktober 2018 ada tambahan realiasasi anggaran,” kata Iwa Karniwa di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (27/8/2018).
Baca Juga: Serapan Belanja Pemprov Jabar Capai 50,34 Persen
Iwa Karniwa menuturkan pada akhir September sampai awal Oktober akan ada tiga realisasi anggaran yang cukup menyerap APBD dalam jumlah besar.
Ketiga realisasi anggaran tersebut yaitu pengeluaran triwulanan. Yakni bagi hasil pajak dan bukan pajak ke pemerintah kabupaten kota.
“Dari Rp 6,7 triliun, baru Rp 3,3 triliun yang ada. Nanti akhir September minimal cair Rp 1,7 triliun kemungkinannya,” ujarnya.
Penyerapan kedua adalah belanja bantuan keuangan untuk pemerintah kabupaten dan kota, serta yang ketiga adalah pemberian insentif bagi seluruh pegawai Bapenda pada awal Oktober.
“Kami rencanakan tahun ini minimal 95 persen kita dorong penyerapan anggarannya. Proses lelang bisa jadi kita yang tertinggi penyerapannya dan Insya Allah tercapai,” ujarnya.
Iwa Karniwa mengatakan ada tiga OPD dengan serapan terendah yaitu Dinas Bina Marga dan Tata Ruang, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perumahan dan Pemukinan.
Tiga OPD dengan serapan tertinggi yaitu Satpol PP, BPBD, dan Sekretariat DPRD.






Leave a Reply