DPRD Jabar Inginkan Kemampuan APBD 2019 Meningkat
Terasjabar.co – DPRD Provinsi Jawa Barat menginginkan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 lebih baik dibandingkan 2018. Pasalnya banyak pembangunan infrastruktur yang tengah digarap di Jawa Barat.
Anggota Komisi IV DPRD Jabar Yod Mintaraga mengatakan, meskipun banyak program strategis nasional (PSN) di Jawa Barat, tetapi secara anggaran diambil dari APBN. Yod juga tidak menampik apabila ada sebagian pembangunan yang memerlukan bantuan APBD provinsi dan kabupaten/kota.
“Kita harus optimis kehadiran pemimpin baru di Jabar akan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Yod di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Bandung, Minggu (19/8/2018).
Untuk APBD 2019, kata Yod, sampai saat ini Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) belum masuk ke DPRD Jabar. Meski sudah terlambat, ia masih memberi kesempatan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menyelasaikan KUA-PPAS 2019.
“Walaupun dari segi peraturan Kemendagri sudah cukup terlambat. Sebenarnya KUA PPAS harus sudah selesai di akhir Juli, sekarang pertengahan Agustus,” jelas Ketua Fraksi Golkar DPRD Jabar itu.
Dia menambahkan, kemampuan anggaran untuk 2019 juga dapat dilihat dari realisasi APBD Tahun Anggaran 2018. Pihaknya kini baru menerima per 8 Juni 2018 saja yang mencapai 36,73 persen atau Rp 12,4 triliun lebih, dari total anggaran Rp 33,9 triliun lebih.
“Kita kemarin baru menerima laporan realisasi anggaran dan prognosis 6 bulan ke depan. Akan keliatan kemampuan anggaran kita di tahun 2018 akhir untuk APBD 2019,” ucap Yod.






Leave a Reply