Anggota DPRD Jabar Angkat Bicara Terkait Polemik Meroketnya Harga Telur Ayam

Terasjabar.co – Melemahnya Rupiah terhadap Dollar Amerika ditenggarai menjadi salah satu penyebab meroketnya harga telur ayam ras. Pasalnya, sebagian besar pakan ayam, bahan bakunya diimpor dari luar negeri.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, R Yunanadar Eka Perwira mengatakan, pihaknya belum menghitung secara rinci dampak dari melemahnya Rupiah terhadap Dollar Amerika. Informasi yang dihimpunnya saat ini, sebagian besar pakan ayam yakni tepung ikan dan jagung porsi impornya sudah tidak sebesar dulu.

“Saya belum tahu berapa besar pengaruh itu. Apakah kemudian dipengaruhi oleh kurs dollar saya gak paham posisi sekarang. Karena sekarang sebagian besar sudah tak impor lagi bahan pakannya,” kata dia di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Bandung, Senin (23/7/2018).

Menurutnya, 5 tahun lalu impor tepung ikan dan jagung tinggi. Namun, akibat satu dan lain hal sumber bahan pakan itu tidak ada, sehingga negara pengimpor tidak bisa lagi mengirim ke Indonesia.

“Saya belum paham dari mana akhirnya substitusi dari tepung ikan ini. Karena dari data KKP, itu tadinya tinggi sekali zaman pemerintahan lalu, tiba-tiba sekarang melorot jauh sekali,” jelas dia.

Dengan berkurangnya jumlah impor bahan pakan, ia belum mengetahui secara pasti tepung ikan itu masih digunakan atau tidak oleh peternak. Pasalnya, sampai saat ini impor tepung ikan masih ada.

“Saya gak tahu, karena masih ada yang diimpor, tapi sudah jauh berkurang. Seberapa besar? Kita kan bicara sekian juta ayam di Jawa barat nomor 2 produksi ayam terbesar di Indonesia,” tandas dia.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 + seven =