Jalan Cihampelas Resmi Dikelola Pemprov Jabar, Zulkifly Chaniago Dorong Penataan Berkualitas dan Berorientasi pada Kepentingan Publik
Bandung, (30 Juli 2026) — Resminya pengelolaan Jalan Cihampelas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi IV, Zulkifly Chaniago. Menurutnya, pengambilalihan pengelolaan tersebut menjadi momentum penting untuk menghadirkan penataan kawasan yang lebih tertata, aman, nyaman, dan mampu meningkatkan kualitas ruang publik di Kota Bandung.
Zulkifly menilai Jalan Cihampelas merupakan salah satu kawasan strategis yang memiliki nilai ekonomi, sosial, dan pariwisata yang tinggi. Oleh karena itu, penataan kawasan tidak cukup hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga harus memperhatikan kenyamanan masyarakat, kelancaran mobilitas, keselamatan pengguna jalan, serta keberlangsungan aktivitas para pelaku usaha di kawasan tersebut.
“Penataan Jalan Cihampelas harus menjadi bagian dari upaya membangun kawasan perkotaan yang lebih modern, tertib, dan ramah bagi masyarakat. Yang terpenting, hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga dan mampu meningkatkan daya tarik kawasan,” ujarnya.
Sebagai anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat yang membidangi pembangunan dan infrastruktur, Zulkifly menegaskan bahwa DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan agar proses penataan berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, transparan, serta memperhatikan kualitas pekerjaan. Menurutnya, setiap anggaran yang digunakan harus dapat dipertanggungjawabkan dan menghasilkan infrastruktur yang berkualitas.
Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan penataan yang tetap memperhatikan kelancaran aktivitas masyarakat dan pelaku usaha selama proses pembangunan berlangsung. Komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci agar pelaksanaan proyek dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan dampak yang berkepanjangan.
Lebih lanjut, Zulkifly mendorong agar penataan Jalan Cihampelas mengedepankan konsep pembangunan yang berkelanjutan, termasuk penyediaan ruang bagi pejalan kaki, penataan drainase yang memadai, penghijauan kawasan, akses yang ramah bagi penyandang disabilitas, serta integrasi dengan sistem transportasi publik. Menurutnya, kawasan perkotaan yang baik harus mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Ia berharap keberhasilan penataan Jalan Cihampelas dapat menjadi contoh bagi pengembangan kawasan strategis lainnya di Jawa Barat. Dengan perencanaan yang matang, pelaksanaan yang profesional, dan pengawasan yang optimal, pembangunan diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan kawasan perkotaan yang tertata dan berdaya saing. Kami di DPRD akan terus mengawal agar proses penataan ini berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Jawa Barat,” pungkas Zulkifly.






Leave a Reply