BK Award DPRD Jabar 2025, Buky Wibawa Dorong Kinerja dan Integritas Wakil Rakyat
Terasjabar.co – Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna menilai penyelenggaraan Badan Kehormatan Award atau BK Award DPRD Jawa Barat 2025 sebagai momentum strategis untuk mendorong peningkatan kualitas kinerja, kedisiplinan, dan integritas para wakil rakyat.
Ia berharap penghargaan tersebut tidak berhenti pada pencapaian individu, tetapi menjadi energi kolektif bagi seluruh anggota DPRD Jawa Barat.
“Saya berharap penghargaan BK Award ini tidak berhenti sebagai pencapaian personal, melainkan menjadi energi positif yang menular dan menggerakkan seluruh anggota DPRD Jawa Barat untuk terus meningkatkan kualitas kinerjanya. Saya mendukung penuh keberlanjutan program BK Award,” kata Buky Wibawa di Kota Bandung, Jumat (12/12/2025).
Buky menjelaskan, Badan Kehormatan DPRD Jawa Barat telah melakukan proses penilaian secara objektif, terukur, dan akuntabel sejak September 2024. Dari rangkaian penilaian tersebut, BK menetapkan penerima penghargaan berdasarkan nilai kumulatif tertinggi, kategori terbaik di masing-masing fraksi, serta apresiasi bagi fraksi dan komisi dengan kinerja optimal sepanjang tahun sidang berjalan.
Menurutnya, penilaian BK Award tidak hanya mengukur tingkat kedisiplinan anggota DPRD Jawa Barat, tetapi juga menilai sejauh mana fungsi representasi dan pengawasan dijalankan secara bertanggung jawab. Hal ini menjadi krusial di tengah dinamika sosial yang terus berkembang dan tuntutan publik terhadap kinerja lembaga legislatif yang semakin tinggi.
“DPRD Jawa Barat harus hadir sebagai lembaga yang tidak hanya responsif, tetapi juga dapat dipercaya. Integritas adalah modal utama, dan kedisiplinan merupakan fondasi untuk membangun pemerintahan yang baik. BK Award hari ini menjadi momentum untuk memperkuat kedua nilai tersebut,” ujarnya.
Atas nama lembaga, Buky Wibawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh penerima BK Award 2025. Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi teladan sekaligus motivasi bagi anggota DPRD lainnya untuk terus meningkatkan kualitas kerja, komitmen pelayanan publik, serta menjaga kehormatan institusi.
Ia juga menyinggung bahwa BK Award sempat terhenti setelah penyelenggaraan pada 2020 dan 2021 akibat pandemi Covid-19 dan dinamika tahun politik. Menurutnya, kembalinya BK Award pada 2025 menjadi bukti komitmen DPRD Jawa Barat dalam menjaga budaya apresiasi terhadap kinerja dan etika kelembagaan.
Dalam konteks demokrasi, Buky menegaskan Badan Kehormatan DPRD Jawa Barat memiliki peran strategis sebagai penjaga etika dan martabat lembaga legislatif. Melalui BK Award, nilai integritas, kepatuhan terhadap kode etik, kedisiplinan, dan komitmen dinilai bukan sekadar tuntutan regulasi, melainkan karakter utama yang harus melekat pada setiap wakil rakyat.
“Tugas anggota DPRD bukan hanya menghadiri rapat atau menyerap aspirasi, tetapi juga menjaga etika dan kepercayaan publik. Pemberian apresiasi melalui BK Award ini menjadi pengingat bahwa kinerja yang baik harus terus dirawat, dihargai, dan diwariskan sebagai budaya kelembagaan DPRD Jawa Barat,” pungkasnya.






Leave a Reply