Nia Purnakania Dorong PAD Jabar Tak Hanya Bergantung pada Pajak Kendaraan

Bandung, 1/4/26 — Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Nia Purnakania, S.H., M.Kn., mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk terus memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sumber-sumber penerimaan yang lebih beragam. Menurutnya, penguatan PAD menjadi bagian penting dalam menjaga kemampuan fiskal daerah untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik.

Menurut Nia, salah satu hal yang perlu menjadi perhatian adalah struktur penerimaan daerah yang selama ini masih sangat berkaitan dengan sektor perpajakan, terutama pajak kendaraan bermotor. Berdasarkan pembaruan RKUD Pemprov Jabar per 24 April 2026, penerimaan daerah tercatat sekitar Rp28,98 miliar, dengan pajak kendaraan bermotor menjadi salah satu komponen terbesar dalam penerimaan pada hari tersebut.

Ia mengatakan, besarnya kontribusi pajak kendaraan menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat Jawa Barat memiliki peran besar terhadap penerimaan daerah. Namun, kondisi tersebut sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mulai melihat potensi penerimaan lainnya secara lebih serius.

“PAD harus terus diperkuat, tetapi jangan sampai penguatan PAD hanya diterjemahkan dengan meningkatkan pungutan kepada masyarakat. Yang lebih penting adalah bagaimana pemerintah mampu memperluas basis ekonomi sehingga sumber pendapatan daerah juga ikut berkembang,” ujar Nia dalam draft keterangannya.

Menurutnya, Jawa Barat memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan menjadi sumber kekuatan ekonomi daerah. Pengelolaan aset milik pemerintah daerah, optimalisasi BUMD, pengembangan sektor jasa, investasi, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga penguatan aktivitas usaha masyarakat dapat menjadi bagian dari strategi memperluas basis ekonomi.

Nia menilai Komisi III memiliki posisi strategis dalam mengawal persoalan tersebut karena berkaitan langsung dengan bidang keuangan daerah. Pengawasan terhadap PAD tidak hanya berbicara mengenai target dan realisasi penerimaan, tetapi juga menyangkut bagaimana sistem pemungutan dilakukan, apakah pelayanan sudah baik, dan apakah masyarakat mendapatkan manfaat dari penerimaan tersebut.

“Kalau masyarakat membayar pajak, masyarakat tentu berharap ada manfaat yang kembali kepada mereka. Karena itu, peningkatan PAD harus berjalan bersama dengan peningkatan kualitas pelayanan publik,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga perlu terus melakukan inovasi dalam mengoptimalkan penerimaan tanpa menciptakan beban baru bagi masyarakat. Digitalisasi layanan, pemutakhiran basis data wajib pajak, peningkatan kepatuhan, serta pengelolaan aset secara profesional dinilai dapat menjadi bagian dari upaya tersebut.

Nia berharap pembahasan mengenai PAD ke depan tidak berhenti pada persoalan mengejar angka penerimaan. Menurutnya, yang lebih penting adalah membangun struktur fiskal yang sehat, sehingga pemerintah daerah mempunyai ruang yang cukup untuk membiayai pembangunan sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat Jawa Barat.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 − 16 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam