NGAJI JURNAL THE SERIES 6: Irwandi Kupas Tuntas Strategi Menulis Hasil dan Pembahasan yang Kuat dan Analitis
Terasjabar.co – GoAcademica kembali menyelenggarakan program pelatihan akademik daring bertajuk Ngaji Jurnal Seri ke-6 dengan tema “Cara Ampuh Membuat Hasil dan Pembahasan yang Bikin Reviewer Auto Malu-Malu Tapi Mau”.
Kegiatan ini digelar pada Rabu (4/3/2026) pukul 15.30-17.30 WIB melalui platform Zoom dan diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa pascasarjana, dosen, hingga peneliti dari berbagai institusi.

Hadir sebagai narasumber utama, Irwandi yang dikenal sebagai dosen, penulis, editor, reviewer jurnal, jurnalis, sekaligus CTO GoAcademica CRP, membawakan materi secara sistematis dan aplikatif.
Dalam paparannya, ia menekankan bahwa bagian hasil dan pembahasan merupakan “jantung” artikel ilmiah yang paling menentukan keputusan reviewer.
Memahami Perbedaan Hasil dan Pembahasan
Dalam sesi tersebut, Irwandi terlebih dahulu menjelaskan perbedaan mendasar antara bagian Hasil (Results) dan Pembahasan (Discussion) dalam artikel jurnal ilmiah.
Menurutnya, bagian hasil berfokus pada penyajian temuan penelitian secara objektif dan faktual. Data disajikan dalam bentuk angka, tabel, grafik, maupun kutipan wawancara tanpa interpretasi panjang.
“Hasil menjawab pertanyaan: apa yang ditemukan?” jelasnya.

Sementara itu, bagian pembahasan berfungsi memberikan makna terhadap temuan tersebut. Pada tahap ini, penulis harus menjelaskan arti hasil penelitian, mengaitkannya dengan teori, membandingkannya dengan penelitian terdahulu, serta memaparkan implikasi dan keterbatasan penelitian.
“Pembahasan menjawab pertanyaan: apa arti temuan itu dan mengapa itu penting?” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa kesalahan umum penulis pemula adalah mencampurkan hasil dengan opini atau membuat pembahasan hanya mengulang data tanpa analisis kritis.
Struktur Ideal Bagian Pembahasan
Lebih lanjut, Irwandi memaparkan struktur sistematis dalam menyusun pembahasan agar kuat secara akademik dan menarik perhatian reviewer. Ia menjelaskan bahwa pembahasan yang baik umumnya bergerak dari hal yang spesifik menuju implikasi yang lebih luas.
Beberapa elemen penting yang perlu dimasukkan dalam pembahasan antara lain:
-
Mini synopsis – ringkasan singkat temuan utama sebagai pengantar diskusi.
-
Restate main findings – menegaskan kembali hasil utama penelitian.
-
Significance and meaning – menjelaskan makna dan kontribusi temuan.
-
Compare results – membandingkan dengan penelitian sebelumnya.
-
Pathways – menjelaskan mekanisme atau alasan yang mungkin mendasari hasil tersebut.
-
Strengths and limitations – menguraikan kelebihan dan keterbatasan studi secara objektif.
-
Impact and applications – memaparkan implikasi teoretis maupun praktis.
-
Suggestions for future work – memberikan rekomendasi penelitian selanjutnya.
Menurutnya, semakin ke bawah struktur tersebut, pembahasan semakin luas dan strategis. “Reviewer tidak hanya ingin tahu datanya, tetapi ingin melihat kedalaman analisis, kekuatan argumentasi, dan kontribusi ilmiahnya,” ungkap Irwandi.
Strategi Agar Pembahasan Tidak Sekadar Deskriptif
Dalam sesi yang berlangsung interaktif tersebut, Irwandi juga membagikan sejumlah tips teknis agar pembahasan tidak berhenti pada deskripsi. Beberapa strategi yang ditekankan antara lain:
-
Mengaitkan setiap temuan dengan teori yang relevan.
-
Menggunakan literatur terbaru sebagai pembanding.
-
Menjelaskan kemungkinan penyebab hasil secara logis dan berbasis konsep.
-
Menghindari pengulangan angka tanpa interpretasi.
-
Menyampaikan implikasi kebijakan atau praktik secara konkret.
Ia menegaskan bahwa pendekatan analitis dan kritis inilah yang sering menjadi indikator utama kualitas artikel di mata reviewer jurnal bereputasi.
Antusiasme Peserta
Di akhir sesi, peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan narasumber. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan seputar strategi menghadapi reviewer, teknik menyusun argumen yang kuat, hingga cara menanggapi komentar revisi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen GoAcademica dalam mendukung peningkatan kualitas publikasi ilmiah di Indonesia. Melalui seri Ngaji Jurnal, GoAcademica berupaya menjawab kebutuhan akademik para insan pendidikan dalam meningkatkan kompetensi penulisan artikel ilmiah yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
GoAcademica menyatakan akan terus menghadirkan seri-seri pelatihan berikutnya dengan tema-tema strategis yang relevan dengan tantangan publikasi akademik masa kini.






Leave a Reply