Aliansi Pergerakan Islam Jabar Desak Presiden Prabowo Tuntaskan Sumber Kerusuhan dan Reshuffle Kabinet
Terasjabar.co – Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat (API Jabar) mendesak Presiden Prabowo Subianto segera mengambil langkah tegas untuk mengatasi sumber masalah dari berbagai peristiwa kerusuhan yang belakangan terjadi di Indonesia.
Ketua API Jabar, Ustaz Asep Syaripuddin (Kang UAS), dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (2/9/2025), menegaskan bahwa pemerintah harus segera memulihkan kondisi ekonomi rakyat dan memastikan kestabilan harga kebutuhan pokok.
“Kami mendesak agar Presiden memulihkan dan memberdayakan ekonomi serta kehidupan rakyat, menjaga stabilitas harga-harga kebutuhan pokok, serta melindungi dan membela rakyat,” ujar Kang UAS.
Desakan Reshuffle Kabinet dan Pemecatan Kapolri
Selain masalah ekonomi, API Jabar juga menyoroti lemahnya penegakan hukum dan buruknya tata kelola pemerintahan. Mereka mendesak Presiden Prabowo untuk segera melakukan perombakan kabinet dan mengganti sejumlah pejabat yang dianggap bermasalah.
“Kami mendesak Presiden untuk segera memecat Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan menggantinya dengan polisi yang memiliki integritas dan kredibilitas sebagai bhayangkara negara. Selain itu, Presiden perlu mereshuffle menteri-menteri titipan Jokowi yang diduga terlibat KKN dan State Corporate Crimes,” tegas Kang UAS.
API Jabar juga meminta pemerintah untuk mengambil langkah tegas dalam memberantas korupsi, termasuk menangkap, mengadili, dan menyita aset para koruptor untuk kemudian dikembalikan demi kesejahteraan rakyat. Tidak hanya itu, aset oligarki hitam yang diduga terlibat dalam kejahatan State Corporate Crimes (SCC) juga harus ditindak secara hukum.
Tuntutan Penuntasan Kasus HAM
Dalam pernyataannya, API Jabar turut menyinggung sejumlah kasus pelanggaran HAM berat yang hingga kini belum tuntas. Beberapa di antaranya adalah kasus pembunuhan Affan Kurniawan, tragedi KM 50, dan Tragedi Stadion Kanjuruhan.
“Kami mendesak agar aparat penegak hukum segera memproses hukum pembunuh Affan Kurniawan serta para pelaku pelanggaran HAM berat lainnya, termasuk tragedi KM 50 dan Kanjuruhan,” tambah Kang UAS.
Dorongan untuk Kepemimpinan Tegas
API Jabar menilai langkah-langkah tersebut sangat penting untuk menunjukkan kepemimpinan tegas Presiden Prabowo dalam membela rakyat dan menegakkan keadilan.
Menurut mereka, reshuffle kabinet, penegakan hukum yang berkeadilan, serta perbaikan ekonomi rakyat akan menjadi kunci untuk meredam potensi kerusuhan sosial dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.






Leave a Reply