Rapat Paripurna Penjelasan Bapemperda Terhadap 2 Ranperda Prakarsa DPRD Jawa Barat

Terasjabar.co – DPRD Provinsi Jawa Barat menggelar rapat paripurna dengan agenda penjelasan pengusul terhadap 2 (dua) Rancangan Peraturan Daerah atau Ranperda tentang Perubahan Ranperda Provinsi Jawa Barat Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, dan Ranperda tentang Pembinaan Kepada Badan Usaha Milik Daerah.

Rapat paripurna kali ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Acep Jamaludin. Turut hadir Ketua DPRD Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Iwan Suryawan dan Ono Surono. Hadir pula Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Barat.

Acep Jamaludin menjelaskan, sebelumnya yakni pada 30 April 2025 Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jawa Barat telah menyampaikan usul 3 Ranperda untuk menjadi prakarsa DPRD. Dalam hal ini DPRD Jawa Barat telah menyetujui usulan tersebut.

Namun demikian, berdasarkan surat dari Bapemperda Nomor 21/NT-Bapemperda/V/2025, tanggal 5 Mei 2025. Hal laporan bahwa Ranperda tentang Pemajuan Kebudayaan di Jawa Barat masih memerlukan waktu guna penyelarasan atas beberapa saran dan masukan dari pimpinan dan anggota Bapemperda DPRD Jawa Barat.

“Oleh karena itu, pada rapat paripurna DPRD Jawa Barat hari ini Bapemperda selaku pengusul hanya akan memberikan penjelasan terkait 2 Ranperda yaitu, tentang Perubahan Ranperda Provinsi Jawa Barat Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, dan Ranperda tentang Pembinaan Kepada Badan Usaha Milik Daerah,” kata Acep Jamaludin, Kota Bandung, Kamis (8/5/2025).

Selanjutnya, berdasarkan mekanisme serta jadwal yang telah disusun. Setelah penyampaian penjelasan Ranperda tersebut agenda berikutnya adalah pendapat gubernur terhadap Ranperda dimaksud.

“Insyaallah rapat paripurna dengan agenda penyampaian pendapat gubernur terhadap 2 Ranperda tersebut akan dilaksanakan pada rapat paripurna 16 Mei 2025,” ucap dia.

Sementara itu, Ketua Bapemperda DPRD Jawa Barat H. Sugianto Nangolah, SH., MH.  mengatakan dalam  program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2025 terdapat lima (5) Ranperda prakarsa yakni; 1) Ranperda tentang Pemajuan Kebudayaan di Jawa Barat, 2) Ranperda tentang Penyelenggaraan Kehutanan, 3) Perubahan Ranperda Provinsi Jawa Barat Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, 4) Ranperda tentang Pembinaan Kepada Badan Usaha Milik Daerah, 5) Ranperda tentang Zero Waste Communities Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas.

“Dari 5 Ranperda tersebut hanya 3 Ranperda prakarsa yang ditetapkan menjadi prakarsa DPRD dalam rapat paripurna pada 30 April 2025. Tiga (3) Ranperda tersebut tentang Pemajuan Kebudayaan di Jawa Barat, Perubahan Ranperda Provinsi Jawa Barat Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, dan Ranperda tentang Pembinaan Kepada Badan Usaha Milik Daerah,” kata Sugianto.

Sesuai dengan saran dan masukan anggota DPRD yang disampaikan dalam rapat paripurna 30 April 2025. Bapemperda DPRD Jawa Barat perlu untuk melengkapi persyaratan dan memperkuat materi muatan dari ketiga Ranperda tersebut.

Berkaitan dengan hal tersebut, Bapemperda DPRD Jawa Barat kembali melakukan rapat pendalaman bersama tim penyusun Ranperda yang dilaksanakan pada Senin 5 Mei 2025. Beberapa hal menjadi pokok bahasan pada rapat dimaksud sebagai berikut.

“Pimpinan dan anggota Bapemperda DPRD Jawa Barat menyampaikan saran dan masukan guna memantapkan materi dari ketiga Ranperda dan tim penyusun memberikan penjelasannya,” ucap dia.

Dari penjelasan yang disampaikan oleh tim penyusun atas saran dan masuakan Bapemperda. Bapemperda menyepakati 2 Ranperda prakarsa DPRD dapat disampaikakn dalam rapat paripurna hari ini yakni, Perubahan Ranperda Provinsi Jawa Barat Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, dan Ranperda tentang Pembinaan Kepada Badan Usaha Milik Daerah.

Sedangkan untuk Ranperda prakarsa DPRD tentang pemajuan kebudayaan masih memerlukan waktu guna penyelarasan atas beberapa saran dan masukan antara lain; penyesuaian terhadap beberapa pengaturan yaitu Perda Nomor 2 tahun 2022 tentang Desa Wisata, Perda Nomor 15 tahun 2015 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Jawa Barat tahun 2015-2025, dan penyelarasan hubungan pokok pikiran kebudayaan daerah yang sinergis antara provinsi dan kabupatan atau kota di Jawa Barat.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twelve − twelve =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam