Penghulu Apri Luncurkan Inovasi Pra-Nikah di Kota Cimahi, Wujudkan Keluarga Harmonis Sejak Dini

Terasjabar.co – Upaya menciptakan keluarga harmonis sejak awal pernikahan kini semakin konkret dengan hadirnya inovasi baru dari Penghulu Apri, Kota Cimahi.

Dalam program wajib bagi seluruh calon pengantin (catin) yang akan menikah, Apri memperkenalkan metode baru dalam kegiatan pra-nikah yang dirancang untuk membantu pasangan mempersiapkan diri secara matang, baik secara emosional, psikologis, maupun praktis.

Kegiatan pra-nikah ini diselenggarakan secara berkala setiap hari Selasa dan Kamis bertempat di ruang rapat BP4, Kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) Jalan Aruman, Kota Cimahi.

Program ini telah mendapatkan antusiasme tinggi dari para calon pengantin karena materi yang disampaikan bersifat aplikatif dan menyentuh aspek penting kehidupan rumah tangga.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan pra-nikah dibagi ke dalam beberapa kelas tematik, antara lain:

  1. Kelas Konseling Pra-Nikah: Membahas harapan dalam pernikahan, keterampilan komunikasi pasangan, dan cara mengelola konflik rumah tangga secara sehat.

  2. Kelas Keuangan Pra-Nikah: Mengedukasi pasangan tentang pentingnya perencanaan dan pengelolaan keuangan bersama, serta transparansi dalam masalah ekonomi rumah tangga.

  3. Kelas Parenting Pra-Nikah: Mempersiapkan pasangan menghadapi peran sebagai orang tua, termasuk pendekatan pengasuhan anak yang bijak dan kolaboratif.

Selain kelas utama, peserta pra-nikah juga dibekali dengan kegiatan tambahan yang tidak kalah penting:

  1. Realising Ikhlas Emotional Method, sebuah metode konseling emosional yang dipraktikkan oleh Kasie Bimas Kemenag Cimahi, Budi Ali Hidayat, dalam rangka meningkatkan kesiapan mental dan spiritual pasangan sebelum menikah.

  2. Pemeriksaan Kesehatan, yang meliputi screening HIV, skrining narkotika, dan program Elsimil sebagai bagian dari upaya preventif dan penguatan ketahanan keluarga dari sisi kesehatan.

Menurut Apri, inovasi ini dihadirkan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan sosial institusi keagamaan dalam menekan angka perceraian serta meningkatkan kualitas kehidupan rumah tangga di Kota Cimahi.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pasangan yang menikah bukan hanya siap secara administratif, tapi juga siap secara emosional, psikologis, dan spiritual. Melalui bimbingan yang komprehensif ini, kami berharap keluarga yang terbentuk akan lebih kuat, harmonis, dan tahan terhadap berbagai tantangan kehidupan,” ujar Apri.

Program ini juga menjadi bagian dari transformasi pelayanan KUA dan sinergi lintas sektor di bawah koordinasi Kementerian Agama Kota Cimahi, BP4, dan Dinas Kesehatan. Dengan pendekatan terstruktur dan holistik, Cimahi menjadi salah satu daerah pelopor dalam pelaksanaan kelas pra-nikah berbasis pembinaan keluarga yang menyeluruh.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twelve − 6 =