Desa Lebakwangi Terima Mahasiswa KKN Sisdamas 2023 UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Terasjabar.co – UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menggelar kegiatan Kuliah Kerja Nyata Berbasis Pemberdayaan kepada Masyarakat (KKN Sisdamas) yang tersebar 17 Kecamatan dan 136 Desa di 4 Kabupaten di Jawa Barat, diantaranya Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kabupaten Subang, dan Kabupaten Ciamis.
Kegiatan KKN Sisdamas 2023 dengan mengusung tema, “Moderasi Beragama” ini dimulai dari tanggal 11 Juli – 19 Agustus 2023.
Salah satu Desa yang menerima peserta KKN dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung adalah Desa Lebakwangi, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Para perserta KKN di Desa Lebakwangi ini dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok, yaitu kelompok 13, 14, dan 15.
Para peserta KKN dari Kelompok 13, 14 dan 15 beserta jajaran perangkat Desa Lebakwangi menghadiri acara opening ceremony kegiatan KKN Sisdamas 2023 di GOR Desa Lebakwangi, pada Rabu (12/7/2023).
Acara opening ceremony dari pukul 09.00-11.00 WIB tersebut berlangsung dengan khidmat, di dalamnya disampaikan nasihat dan harapan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), arahan dari pihak desa, dan juga penerimaan dan penyambutan dari pihak desa yang diwakili oleh bagian Sekretaris Desa Lebakwangi.
Sekretaris Desa Lebakwangi, Maman mengatakan bahwa dirinya mewakili segenap perangkat desa, terkhusus Kepala Desa Lebakwangi sangat menyambut positif dan baik atas kedatangan mahasiswa/i UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang hendak melakukan kegiatan KKN di desanya itu.
“Intinya, menyambut baik dan menyambut hangat teman-teman KKN semua yang berasal dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai keluarga,” katanya.
Lanjut, dirinya juga menginginkan semua mahasiswa/i KKN yang tergabung di 3 (tiga) kelompok ini selain melakukan kegiatan pengabdian masyarakat, diharapkan juga mampu menggali apa saja potensi yang ada di Desa Lebakwangi yang bisa dikembangkan kedepannya.
“Harapannya nanti teman-teman mahasiswa dan mahasiswi KKN bisa menemukan apa potensi desa yang belum tergali dan bisa dikembangkan kedepannya,” jelasnya.
Sementara Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kelompok KKN 13, 14 dan 15, Irwandi, S.Sos., SE., M.Ag. mengucapkan terimakasih kepada perangkat Desa Lebakwangi yang telah menerima dengan terbuka kehadiran mahasiswanya untuk melakukan KKN di Desa Lebakwangi.
“Saya selaku Dosen Pembimbing Lapangan Kelompok KKN 13, 14, dan 15 Desa Lebakwangi, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Desa beserta seluruh jajarannya yang sudah menerima dengan terbuka kehadiran peserta KKN dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Selain itu saya juga memohon maaf jika bapak-bapak sekalian dan masyarakat Lebakwangi terganggu dengan kehadiran mahasiswa KKN dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung”, katanya.
Lebih lanjut Irwandi mengatakan, metode KKN Sisdamas UIN SGD Bandung ini memang agak berbeda dengan kampus dari Perguruan Tinggi lain.
“Nantinya, peserta KKN dan masyarakat akan melaksanakan tahapan pemberdayaan yang kami sebut sebagai Siklus KKN Sisdamas”, jelasnya.
Irwandi juga menitipkan dan meminta bimbingan dari perangkat Desa Lebakwangi untuk para mahasiswanya yang melakukan KKN di daerah tersebut
“Saya juga menitipkan dan mohon bimbingan dari Bapak-Bapak sekalian untuk mahasiswa kami selama melaksanakan KKN di Desa Lebakwangi ini. Intinya dalam KKN itu mahasiswa belajar bermasyarakat, bukan berarti lebih tau dari bapak-bapak sekalian, jadi mohon bimbingannya”, pintanya.
Irwandi berharap pelaksanaan KKN di Desa Lebakwangi ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga berpesan kepada para peserta KKN untuk dapat menjaga nama baik UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
“Saya berharap melalui KKN ini, peserta para mahasiswa dapat mengembangkan ilmunya melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Selamat mengabdi untuk peserta KKN, semoga dalam menjalankan pengabdian ini diberikan kelancaran. Jaga nama baik UIN Sunan Gunung Djati Bandung”, pungkasnya.






Leave a Reply