Pantau Arus Mudik, Dishub Jabar Siapkan 50 CCTV

Terasjabar.co – Sebanyak 43,44 juta atau 87 persen masyarakat Jawa Barat diprediksi bakal melakukan perjalanan di masa arus mudik Lebaran tahun 2023. Dari jumlah tersebut, 43 persen di antaranya atau sekitar 18,68 juta menyatakan bahwa mudik menjadi alasan mengapa mereka melakukan perjalanan.

Data tersebut didapat dari survei soal potensi pergerakan masyarakat pada masa mudik dan balik Lebaran yang dirilis Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat. Dengan jumlah sebanyak itu besar kemungkinan ruas jalan di Jabar bakal ramai dipadati pemudik.

Untuk itulah, Dishub Jabar telah menyiapkan 50 titik kamera pengawas atau CCTV real time pemantau lalu lintas yang tersebar se-Jawa Barat untuk menghadapi arus mudik dan balik di Lebaran tahun ini. Kamera pengawas itu ditempatkan untuk memantau langsung kondisi arus lalu lintas terkini.

Berdasarkan Data Persiapan Angkutan Lebaran Tahun 2023 yang dirilis Dishub Jabar, 50 CCTV real time tersebut dipasang dari ujung barat yang meliputi wilayah Bogor, Sukabumi dan Cianjur hingga ujung timur seperti Banjar, Pangandaran dan Cirebon.

Masyarakat nantinya juga bisa memantau langsung kondisi lalu lintas melalui streaming dari rekaman kamera CCTV real time itu melalui laman resmi Dishub Jabar di cctv.jabarprov.go.id/map. Dengan layanan streaming online itu diharapkan pemudik akan lebih mudah memantau langsung situasi terkini di jalur yang bakal dilalui.

Kepala Dishub Jabar A. Koswara mengatakan, nantinya pemantauan 50 kamera CCTV real time itu akan terpusat di kantor Dishub Jabar. “Pusat pengawasannya ada di (kantor) Dishub Jabar,” singkatnya saat dikonfirmasi, Kamis (6/4/2023).

Adapun 50 titik CCTV real time sendiri ditempatkan di jalur utama yang sering dilalui pemudik. Berikut daftarnya:

1 Palimanan
2 Cugenang
3 Pamoyanan
4 Simpang Pramuka
5 Jalak Harupat
6 Kopo 31 Jangga
7 Nanjung
8 Warung Kondang
9 Kalipucang
10 Kalijati
11 Imbanagara
12 Nagreg KM 36
13 Cadas Pangeran
14 Cileunyi Jatinangor
15 SP5 Lingga Jaya
16 Cilimus
17 Ciburuy
18 Tanjung Sari BJB
19 Leles
20 Cagak nagreg
21 Cibiru
22 Tanjung Sari
23 Cijelag
24 Kadipaten
25 Plumbon
26 Kadungora
27 Limbangan
28 Malangbong
29 Sindang Kasih
30 Banjar
32 Wesel Subang
33 Sadang
34 Ciawi Bogor
35 Cisarua
36 Pamanukan
37 Ciater
38 Cibadak
39 Cagak Subang
40 Pertigaan Parongpong Lembang
41 Pertigaan Maribaya Dago Giri
42 Cisarua Parompong Cimahi
43 Cikole Jayagiri
44 Tanjakan Aman
45 Simpang Bojongsoang
46 Simpang Cincin Soreang
47 Jalan Baru Simpang Sadu
48 Cijapati Majalaya
49 Cipasir Rancaekek
50 Cipacing Cileunyi

Selain menyiapkan kamera CCTV real time, Dishub Jabar juga akan membangun posko lalu lintas jalan. Total ada 123 posko yang dibangun di seluruh Jabar dengan rincian 12 posko bersama, 3 posko di rest area dan 108 posko di tiga UPTD kewilayahan kabupaten/kota.

Adapun posko bersama dari provinsi, kabupaten/kota dan Kemenhub berada di:

1. Gadog – Kab. Bogor
2. Tanjungpura – Kab. Karawang
3. Parungkuda – Kab. Sukabumi
4. Kadipaten – Kab. Majalengka
5. Losari – Kab. Cirebon
6. Lembang – Kab. Bandung Barat
7. Cileunyi – Kab. Bandung
8. GTC – Kab. Garut
9. Cihuni – Kab. Garut
10. Cijolang – Kota Banjar
11. Pancimas – Kab. Pangandaran
12. Cikidang – Kab. Pangandaran

Sementara posko di rest area berada di:

1. Kantor UPTD P3 LLAJ Wil IV Cirebon
2. Jembatan Timbang Balonggandu
3. Jembatan Timbang Losarang

Posko Antisipasi Bencana

Selain itu, Pemprov Jabar juga menyiagakan 40 posko untuk mengantisipasi bencana alam saat mudik Lebaran 2023. Pasalnya, sejumlah daerah lintasan pemudik berpotensi terjadi bencana alam.

Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat Bambang tirtoyuliono mengatakan, 40 posko tersebut tersebar di kawasan utara, tengah dan selatan Jabar.

Adapun posko-posko yang didirikan nantinya bakal dilengkapi dengan alat berat dan beroperasi selama 24 jam. Bambang juga mengungkapkan, keberadaan posko tersebut diharapkan dapat meminimalisir hambatan arus mudik terutama saat bencana seperti longsor dan pohon tumbang terjadi.

“Posko itu terutama disiapkan di lokasi-lokasi yang rawan bencana. Di sana disiapkan alat berat seperti ekskavator, mobil pick up, dump truck,” kata Bambang di Bandung, Kamis (6/4/2023).

Menurutnya, posko tersebut salah satunya bakal dibangun di Kamojang, Kabupaten Garut yang merupakan daerah rawan longsor. “Umumnya longsor. Di utara ada di Purwakarta, Subang, Cirebon, dan Indramayu. Lalu di tengah ada 9 posko,” ucap dia.

Selain itu, pada musim mudik Lebaran kali ini, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat juga bakal menyiapkan 19 posko yang dikhususkan untuk memperbaiki jalan rusak.

“Untuk mengantisipasi jalan yang rusak, agar bisa langsung diperbaiki,” jelasnya.

Masih kata Bambang, saat ini DBMPR Jabar terus berupaya untuk melakukan perbaikan di ruas-ruas jalan yang kondisinya tidak bagus. Hal itu dilakukan agar perjalanan mudik warga Jabar bisa dilakukan dengan nyaman.

Hingga sekarang, terdapat 114 ruas jalan yang akan menjadi alternatif bagi pemudik. “Kita terus berusaha memperbaiki setiap lubang yang ada. H-10 Lebaran target kita sudah tidak ada lubang,” ujarnya.

Bambang menambahkan, secara keseluruhan di tahun 2023 ini ada kilometer jalan provinsi yang bakal diperbaiki. Dari jumlah tersebut, 50 persen ditargetkan selesai sebelum Lebaran ini.

“Kita masifkan, bekerja dari akhir Februari sampai sekarang. Kita menargetkan perbaikan di 354 km, dari 2 ribu km lebih jalan punya provinsi. Tersebar di seluruh kabupaten/kota,” tutup Bambang.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *