Rapat Dengan Mitra Kerja Komisi V DPRD Jabar, Achmad Ru’yat Tindaklanjuti Nota Pengantar RAPBD 2022

Terasjabar.co – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa barat Achmad Ru’yat bersama Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menggelar rapat kerja bersama mitra kerja Komisi V terkait tindak lanjut nota pengantar RAPBD 2022 di Hotel Intercontinental Bandung, Kabupaten Bandung, Selasa (16/11/2021).

Menurut Achmad Ru’yat, kesepakatan politik kebijakan penganggaran TPAS 2022 telah dilakukan antara Gubernur bersama DPRD secara kolektif kolegial, dan kemarin Gubernur telah menyampaikan nota pengantar RAPBD tahun anggaran murni 2022.

“Dan kami mengundang dalam pembahasan hari ini dengan maksud dan tujuan menindaklanjuti nota pengantar yang disampaikan Gubernur terkait dengan RAPBD tahun anggaran 2022,” ujar Ru’yat.

Pertama Dinas Sosial dimana Ru’yat ingin memastikan setidaknya karena kompetensi memberikan bantuan atas bencana sosial apakah buffer stock tersedia dengan cukup.

“Apalagi sekarang musim banjir dan bencana, demikian pula di BPBD kita ingin mendapatkan update tentang bagaimana anggaran yang telah ada dan yang diproyeksikan apakah bisa mengcover berbagai bencana yang kita harapkan tidak terjadi tetapi siklusnya sudah dan nampaknya rutin dibeberapa daerah bagaimana penanganannya,” kata Ru’yat.

Kemudian dirinha juga melihat ada program tentang pelindungan anak dan Keluarga Berencana (KB) dimana pada anggaran beberapa waktu yang lalu DPRD menyoroti ada tim penggerak desa yang dirasionalisasi.

“Bagaimana nasib tim penggerak desa yang sudah ada disatu sisi ini dikurangi disisi yang lain merekrut yang baru namun yang lamanya bagaimana nasibnya,” tanya Ru’yat.

Mantan Wakil Walikota Bogor ini bersama Komisi V mengaku telah mencoba menjembatani ke kantor BKKBN pusat agar ada satu solusi namun ternyata kunci permasalahannya kembali ke kewenangan di Provinsi.

Ru’yat berharap pertemuan Komisi ini memiliki dampak dukungan terhadap program-program dari mitra kerja saat pandemi covid-19 walaupun banyak refocusing, realokasi anggaran dirinya ingin memastikan bahwa progran-program wajib yang memang merupakan kebutuhan dasar dan layanan-layanan publik karena mitra Komisi V ini memang mitra yang mengeluarkan anggaran untuk pelayanan masyarakat beda dengan Komisi III yang banyak memberikan pendapatan kepada APBD.

Hal inilah yang perlu disepakati agar setiap pembahasan Komisi V dengan mitra berdampak kepada peningkatan layanan masyarakat bukan malah semakin dikurangi.

“Mudah-mudahan nanti dari pembahasan ini ada rekomendasi dari Komisi ke Badan Anggaran sebagai bahan sehingga Badan Anggaran terjadwal dan meringankan tugan Badan Anggaran,” tutup Ru’yat.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × four =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization