Bantah Tudingan AD/ART Cerminan Pemikiran Hitler, Zulkifly Chaniago Tegaskan Ideologi Demokrat adalah Pancasila

Terasjabar.co – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat H. Zulkifly Chaniago, BE. menegaskan bahwa tak ada pergeseran ideologi dan demokrasi, sebagaimana yang disampaikan kubu Moeldoko yang menuding ideologi Hitler tercermin di dalam AD ART Partai Demokrat Tahun 2020. Ia menegaskan, Pancasila adalah ideologi partai berlambang bintang mercy itu.

“Kami tegaskan, bahwa ideologi Partai Demokrat adalah Pancasila. Partai Demokrat juga menjunjung tinggi kebhinekaan atau pluralisme, ini sudah final, harga mati, dan tidak bisa ditawar-tawar lagi,” tegasnya, Kamis (14/10/2021).

Zulkifly juga mematahkan argumentasi M. Rahmad yang seolah-olah merasa tahu tentang Partai Demokrat. Menurutnya M. Rahmad yang ditunjuk sebagai jubir Kongres Luar Biasa (KLB) kubu Moeldoko tidak lama bergabung di dalam Partai Demokrat.

“itu orang baru berpolitik, jangan sok tau”, katanya.

Bagi dirinya, tudingan kelompok Moeldoko kepada Partai Demokrat terjadi karena kubu tersebut kerap berasumsi pada suatu hal yang sebenarnya tidak dipahami.

“Mereka selalu menuding dan berasumsi pada sesuatu yang sebenarnya tidak paham,” ujarnya.

Sebelumnya, Juru Bicara KLB Deli Serdang M. Rahmad membela Yusril Ihza Mahendra yang dituding Benny Kabur Harman mengadopsi pemikirian Hitler terkait gugatan AD ART Partai Demokrat.

Tidak hanya membela, kubu Moeldoko juga menuding ideologi Hitler tercermin di dalam AD ART Partai Demokrat Tahun 2020.

Menurutnya, di dalam AD ART Partai Demokrat Tahun 2020, paham totaliter sangat kental. Selain itu, di dalam AD ART Partai Demokrat Tahun 2020 itu pula, kekuasaan politik dipegang oleh satu orang (otokrasi), yaitu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Majelis Tinggi.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eight − 7 =