Zulkifly Chaniago: Yusril Bela Moeldoko Demi Rupiah, Bukan Demokrasi
Terasjabar.co.co – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat H. Zulkifly Chaniago, BE. menilai bahwa Yusril Ihza Mahendra memilih mendampingi kubu Moeldoko dalam mengajukan uji materi AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Agung (MA) bukan soal demokrasi, tetapi atas dasar uang.
Zulkifly mengatakan, ditunjuknya Yusril sebagai pengacara kubu Moeldoko pasti dengan bayaran yang mahal. Ia tak yakin Yusril membela Moeldoko atas dasar demokrasi.
“Pak Yusril berkoar-koar demi demokrasi, seharusnya akui saja pembelaan terhadap KSP Moeldoko ini demi rupiah bukan demi demokrasi, maka itu akan lebih masuk akal dan diterima oleh kita semua,” ungkapnya.
Lebih lanjut, terkait dengan upaya kubu Moeldoko tersebut, Zulkifly mengklaim Demokrat tidak gentar dan akan menghadapi segala proses hukum.
“Seperti Ketum AHY sampaikan, kami tidak gentar. Kami akan hadapi. Pak Yusril itu kalau jadi pengacara itu tidak selalu menang kok. Apalagi kami yakin kami di pihak yang benar. Pak Menko Mahfud juga sudah sampaikan, JR Yusril tidak ada gunanya. Hanya menarik rupiah KSP Moeldoko saja. Bukti bahwa Yusril tidak selalu menang,” tandasnya.
Sebelumnya, Polemik Partai Demokrat semakin memanas usai Yusril Ihza Mahendra memilih mendampingi kubu Moeldoko untuk menggugat atau uji materi AD/ART Demokrat ke Mahkamah Agung (MA).
Namun Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief memberikan komentar cukup menohok. Andi dalam cuitan terbarunya di akun Twitter pribadinya @Andiarief_ seperti dilihat Terasjabar.co pada Rabu (29/9/2021) mengungkapkan, bahwa gugatan yang diajukan Yusril akan dihadapi.
“Begini Prof @Yusrilihza_Mhd, soal gugatan JR pasti kami hadapi. Jangan khawatir,” kata Andi dalam cuitannya.
Namun Andi memberikan pernyataan yang cukup kontroversi. Ia menilai Yusril telah pindah haluan ke kubu Moeldoko lantaran Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tak sanggup membayar Rp 100 Miliar.
“Kami cuma tidak menyangka karena Partai Demokrat tidak bisa membayar tawaran anda 100 Milyar sebagai pengacara, anda pindah haluan ke KLB Moeldoko,” tuturnya.






Leave a Reply