Jelang Lebaran, Hj. Lilis Boy Sebut Terjadi Fluktuasi Harga Hingga Penurunan Daya Beli Masyarakat
Terasjabar.co – Daya beli masyarakat terhadap Bahan Pokok (Bapok) di sejumlah pasar tradisional di Jawa Barat menurun hingga 40 persen, menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah.
Anggota Komisi II DPRD Jabar, Hj. Lilis Boy mengatakan, penurunan daya beli masyarakat di sejumlah pasar tradisional di Jawa Barat diketahui pihaknya dari para pedagang. Ia menilai penurunan tersebut cukup signifikan dan harus segera ditanggulangi.
“Tahun ini penurunan pembelian dari masyarakat cukup signifikan hingga 40 persen dibandingkan tahun lalu. Selain itu terjadi fluktuasi harga menjelang Idul Fitri,” kata Hj. Lilis Boy, Jumat (7/5/2021).
Menurutnya, perlu adanya antisipasi terhadap penurunan daya beli masyarakat agar tidak merugikan para pedagang. Penurunan tersebut dijadikan pekerjaan rumah bersama agar para pedagang dapat memperoleh keuntungan yang kembali normal seperti tahun sebelumnya.
“Jadi ini juga perlu kita antisipasi juga, jangan sampai hal tersebut akhirnya membuat para pedagang ini juga kesulitan untuk bertahan hidup dengan usahanya,” pungkas Anggota Fraksi Partai Demokrat ini.
Sebelumnya, Komisi II DPRD Jabar telah melakukan sidak harga bahan pokok menjelang Lebaran tahun 2021 di beberapa pasar seperti, Pasar Baleendah, Kabupaten Bandung dan Pasar Tagog, Kabupaten Bandung Barat.
Dari beberapa pasar yang telah disidak itu ditemukan adanya fluktuasi harga di Pasar Baleendah dan Pasar Dayeuh Kolot serta ditemui juga terjadi penurunan daya beli masyarakat.






Leave a Reply