Tolak UU Cipta Kerja, Para Buruh Lakukan Longmach ke Kantor-Kantor Pemerintah Daerah

Terasjabar.co – Kaum buruh kembali melakukan aksi untuk menolak Undang-undang (UU) Cipta Kerja yang sudah disahkan oleh DPR RI lewat Sidang Paripurna Senin 5 September 2020 tengah malam.

Dari pantauan lapangan sudah terlihat pergerakan kaum buruh di sejumlah wilayah Kota Bandung. Tuntutan buruh masih sama, gagalkan UU Cipta Kerja. Karena dengan adanya UU Cipta Kerja kepastian hukum para pekerja tidak jelas.

Ketua Umum Pimpinan Pusat FSP TSK SPSI Roy Jinto menyebutkan, saat ini para buruh sudah melakukan longmach ke kantor-kantor Pemerintah Daerah.

“Semua bergerak Cimahi, Sumedang, kota Bandung, Purwakarta, subang, karawang, Bandung barat dan wilayah-wilayah lainnya,” kata Roy saat di hubungi Selasa (6/10/2020).

Sebut dia untuk di Kota Bandung sendiri terdapat puluhan ribu pekerja buruh yang sudah melakukan longmach ke balai kota Bandung untuk melakukan aksi.

“Aksi ini bentuk dari rasa kecewa kami terhadap pemerintah,” sebutnya.

Sebutnya, keputusan disahkan nya UU Cipta Kerja sangat merugikan kaum buruh antara lain dengan dibebaskannya sistem kerja PKWT dan outsourcing tanpa ada batasan jenis pekerjaan dan waktu membuat buruh tidak ada kepastian pekerjaan.

“Dihapusnya upah minimum sektoral, diberlakukannya upah perjam mengakibatkan tidak adanya kepastian pendapatan, PHK dipermudah, pesongon dikurangi, hak cuti dihapus dan lainnya,” sebutnya.

Sebutnya ini menandakan bahwa UU Cipta Kerja bukan untuk meningkatkan kesejahteraan dan melindungi buruh malah sebaliknya hanya untuk kepentingan kaum pemodal saja.

“Ini upaya terakhir kaum buruh untuk menjegal agar UU Cipta Kerja tidak jadi disyahkan,” ujarnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *