Ditargetkan Bulan Juni, JPS Masih Belum Selesai

Terasjabar.co – Penyaluran Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap 2 dan 3. Kota Bandung terbilang lambat, karena seharusnya JPS harus selesai di bulan Juni.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyebutkan Sampai hari ini sudah masuk tahap tiga berjalan dan sudah 70 persen. Dan meminta penyaluran segera di percepat.

“Saya minta penyaluran ini didorong terus agar tidak terlalu lama. Karena mereka sangat membutuhkan,” ucap Oded, di Kantor Dinsosnangkis, Jalan Babakan Karet, Rabu (1/7/2020).

Oded mengingatkan, meski Kota Bandung sudah menerapkan pola Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), namun program JPS ini tetap harus segera terdistribusikan. Hal itu karena pereonomian masyarakat masih belum stabil.

“Modal utama, harus punya data masyarakat miskin. Kalau bisa harus sekomprehensif mungkin. Kalau kita punya data lengkap itu lebih enak. Misalkan saat evaluasi satu tahun itu lebih mudah. Kalau tidak ada data, kita bingung karena tidak ada patokan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinsosnangkis, Tono Rusdiantono mengungkapkan untuk penyaluran bantuan JPS tahap dua dan tiga akan dikebut paling lambat selesai pada akhir Juli ini. Pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat kewilayahan, PT. POS dan BJB untuk mempercepat pendistribusian.

“Total bansos tahap satu sekitar 93 persen. Tahap dua dan tiga sudah 70 persen. Jadi jumlahnya sekitar 45.000 penerima. Tahap dua dan tiga sisanya akhir bulan ini selesai,” kata Tono.

Tono memastikan penyaluran JPS tahap 2 dan 3 ini bisa lebih cepat. Hal itu karena sebagian besar data sudah diperbaharui.

“Penyempurnannya karena ada yang meninggal, ada yang dobel, ada juga yang namanya tidak jelas dan alamatnya. Kita kembalikan kemudian diberikan kepada Kasi Kesos dan baru kita kirim lagi melalui distribusi pos ataupun melalui BJB,” pungkasnya

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × two =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital