Nur Supriyanto Kritisi Anggaran Posyandu Masuk Dalam Dana Desa

Terasjabar.co – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. Nur Supriyanto, MM, menilai kebijakan strategis Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil banyak yang tidak berkeadilan dan cenderung menabrak aturan yang ada.

Salah satu kebijakan yang di kritisi pria kelahiran Tegal 8 April 1965 (54 tahun) silam ini adalah kebijakan anggaran Posyandu yang sekarang ini masuk dalam dana desa.

“Dulu anggaran Posyandu langsung dikelola oleh kader Posyandu, sekarang hanya anggaran operasional Posyandu yang masuk dalam dana desa,” ungkapnya.

Hal ini lanjut Nur Supriyanto yang pada Pilkada Kota Bekasi 2018 lalu mencalonkan diri sebagai Wali Kota Bekasi mempertanyakan anggaran Posyandu di kelurahan yang tidak memiliki anggaran seperti dana desa.

“Pertanyaannya, bagaimana dengan Posyandu yang ada di kelurahan yang tidak memiliki dana desa?,” ujarnya.

Politisi partai PKS ini meminta kebijakan tersebut ditinjau ulang, demi untuk keadilan.

“Saya minta kebijakan ini ditinjau ulang, supaya berkeadilan”, pungkas Nur Supriyanto.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *