Kemendagri Izinkan DPRD Jabar Bentuk dan Sahkan AKD Tanpa Menunggu Tatib

Terasjabar.co – Kementerian Dalam Negeri RI (Kemendagri) mengizinkan DPRD Provinsi Jawa Barat untuk melakukan pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) tanpa harus menunggu disahkannya Tata Tertib DPRD Jabar.

Ketua Panitia Khusus Tata Tertib (Tatib) DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady, beberapa waktu lalu, Tim Pansus Tatib melakukan konsultasi ke Kemendagri di Jakarta dan study banding ke DPRD Provinsi Jawa Tengah. Ternyata, di Jateng sudah terbentuk AKD, tanpa harus menunggu pengesahan Tatib.

Menurut Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD, Budi Santosa kepada Tim Pansus DPRD Jabar mengatakan, Kalau mau bikin Alat Kelengkapan Dewan (AKD) bikin aja tidak perlu menunggu disahkannya Tatib, ujar Daddy diruang Banmus DPRD Jabar, Senin (14/10/2019).

Hasil konsultasi dengan pihak Kemendagri yang mengijinkan agar DPRD Jabar dapat mengesahkan AKD, maka DPRD Jabar menggelar rapim yang diikuti oleh Pimpinan Dewan, para Pimpinan Fraksi.

“Alhamdulillah, dalam rapim tadi disepakati dan disetujui, besok akan digelar rapat paripurna Pembentukan AKD yang sekaligus pengasahan susunan perangkat Komisi I s.d V, Badan Pembentukan Perda dan Badan Kehormatan Dewan”, ujarnya.

Kalau pengesahan AKD menunggu pengesahan Tatib atau telat, tentunya dapat menghambat beberapa agenda Legislatif dan Eksetif yang harus dibahas bersama. Diantaranya, nota pengantar Gubernur tentang rancangan APBD murni 2020, tidak bisa diapa-apakan, karena rancangan program yang disampaikan harus terlebih dahulu dibahas ditingkat komisi, selanjutnya dibawa ke banggar dan terakhir di paripurnakan.

Jadi selama AKD belum terbentuk, beberapa agenda tidak bisa dibahas dan ditindak lanjuti oleh anggota Dewan, terutama soal penyusunan anggaran, ujar Daddy.

Sementara itu, terkait Tatib, Daddy mengatakan, sebenarnya isi tatib yang dibahas saat ini tidak banyak perubahan seperti Tatib sebelumnya. Diantaranya, soal kedisiplinan anggota dewan, masalah pembahasan APBD, masalah tupoksi Pimpinan Dewan dan Pimpinan AKD.

Sedangkan yang baru, yang kita usulkan yaitu tenaga pendamping per-dewan satu orang. Kita tidak minta per-dewan 10 seperti DPR RI, kita juga tahu dirilah. Menurut penjelasan dari Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD, Budi Santosa, bahwa ikuti saja PP No. 12 tahun 2018.

Kalaupun ada perubahan nanti disesuaikan berdasarkan hasil perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Derah yang tidak lama lagi akan dibahas di DPR RI, ujar Daddy sebagaimana disampaikan Budi Santosa kepada Tim Pansus Tatib DPRD jabar.

Berdasarkan UU No 23 tahun 2014, bahwa yang disebut pemerintahan daerah itu terdiri eksekutif dan Legislatif. Atau ibaratnya satu rumah tapi dua kamar.

“Kan sebelum tidur, bisa dibicarakan diruang tamu, biar tidurnya sama-sama enak. Bangun tidur besoknya, kita sehat dan bersemangat dalam bekerja, tandasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 − 3 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam