5 Kabupaten/Kota di Jabar Belum Terima Surat Suara Pemilu 2019

Terasjabar.co – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyatakan, 15 dari 27 kabupaten dan kota di Jabar belum menerima beberapa jenis surat suara seperti untuk pemilihan presiden/wakil presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota akibat adanya keterlambatan dalam proses percetakan sehingga berdampak pada pendistribusian ke daerah.

“Hasil pengawasan dan monitoring kami di lapangan ditemukan adanya kota/kabupaten yang belum menerima sura (surat suara),” kata Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jabar, Zaky Hilmi saat jumpa pers di Hotel Harmony Kabupaten Garut, Senin (18/3/2019) malam.

Ia menuturkan, Pemilu 2019 menyelenggarakan pemilihan secara serentak yakni pemilihan presiden dan wakil presiden, kemudian pemilihan DPD, DPR RI, DPR Provinsi Jabar dan DPRD kota/kabupaten.

Namun kurang dari 30 hari menjelang Pemilu 2019, kata dia, masih ada KPU tingkat kota dan kabupaten belum menerima beberapa jenis surat suara karena belum didistribusikan dari KPU pusat.

“Beragam surat suara yang belum diterimanya, seperti surat suara PPWP (pemilihan presiden wakil presiden) saja, ada juga yang lainnya,” kata Zaky yang didampingi para komisioner Bawaslu Jabar lainnya.

Ia menyebutkan, daerah yang belum menerima surat suara itu yakni Kabupaten Bandung, Garut, Kuningan, Cirebon, Indramayu, Karawang, Bekasi, Bandung Barat, selanjutnya Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kota Cimahi.

Hasil laporan terakhir, kata dia, jumlah surat suara yang belum didistribusikan ke 15 daerah yakni PPWP sebanyak 12.331.166 lembar, DPD sebanyak 7.983.931 lembar, DPR sebanyak 5.482.583 lembar, dan DPRD Provinsi sebanyak 5.450.959 lembar.

“Untuk surat suara yang sudah diterima di daerah saat ini sudah dilakukan penyortiran dan pelipatan,” katanya.

Ia menambahkan, hasil penyortiran dan pelipatan surat suara sementara ditemukan adanya kerusakan pada surat suara seperti terkena tinta, bolong, bahkan hasil cetaknya atau warnanya tidak sempurna sehingga masuk kategori tidak layak.

Seluruh surat suara yang rusak itu, kata dia, sudah dipisahkan, selanjutnya akan diusulkan untuk diganti sesuai dengan jumlah kerusakan surat suara.

“Kerusakannya seperti kecipratan tinta, bolong, dan warnanya tidak sempurna, kemungkinan jumlah kerusakan itu masih terus bertambah karena proses sortir lipat masih berlangsung,” katanya.

Ketua Bawaslu Jabar Abdullah Dahlan menambahkan, hasil temuan di lapangan itu, Bawaslu telah merekomendasikan kepada KPU Jabar untuk segera menyelesaikan kekurangan surat suara tersebut.

Jika tidak dipatuhi rekomendasi itu, kata dia, maka KPU dianggap melakukan pelanggaran etik, termasuk administrasi dalam tata cara penyelenggaraan pemilu sehingga bisa dikenakan sanksi pidana.

“Terkait pidananya ada upaya-upaya sengaja yang nanti hal-hal berakibat pada hak pilih tidak mau memberikan hak suaranya,” kata Abdullah.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 − four =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam