Fakultas Manajemen Pemerintahan IPDN Gelar Webinar Strategi Jitu Menembus Jurnal Internasional Bereputasi
Terasjabar.co – Fakultas Manajemen Pemerintahan (FMP) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kembali menyelenggarakan webinar akademik bertajuk “Strategi Jitu Menembus Jurnal Internasional Bereputasi” pada Senin (29/6/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting mulai dari pukul 13.00 WIB-16.00 WIB ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dosen, mahasiswa, peneliti, dan praktisi dalam menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas yang mampu menembus jurnal internasional bereputasi.
Webinar dibuka dengan Opening Speech oleh Dekan Fakultas Manajemen Pemerintahan (FMP), Dr. Sri Hartati, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi merupakan salah satu indikator penting kualitas perguruan tinggi sekaligus media untuk memperluas kontribusi keilmuan Indonesia di tingkat global. Oleh karena itu, penguatan kompetensi menulis artikel ilmiah perlu terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan akademik yang aplikatif.
Jalannya webinar dipandu oleh Kepala Unit Pengembangan Publikasi dan Penjaminan Mutu (UPPM) IPDN), Dr. H. M. Irwan Tahir, AP., M.Si., yang bertindak sebagai moderator. Beliau mengarahkan jalannya diskusi secara interaktif sekaligus menjembatani berbagai pertanyaan peserta dengan pengalaman praktis para narasumber dalam dunia publikasi ilmiah internasional.

Materi pertama disampaikan oleh Avid Leonardo Sari, yang mengulas strategi awal yang sangat menentukan keberhasilan publikasi, yakni memilih target jurnal yang tepat. Menurutnya, penulis harus memahami ruang lingkup (scope) jurnal, kualitas indeksasi, reputasi penerbit, serta karakteristik artikel yang diterbitkan sebelum mulai menulis. Dengan menentukan target jurnal sejak awal, penulis dapat menyesuaikan desain penelitian, gaya penulisan, hingga format naskah sesuai dengan pedoman jurnal yang dituju.
Selain itu, Avid juga menekankan pentingnya mencari referensi ilmiah yang berkualitas sebagai fondasi utama dalam membangun argumentasi penelitian. Ia menjelaskan bahwa penggunaan referensi mutakhir dari jurnal bereputasi internasional akan memperkuat tinjauan pustaka, menunjukkan perkembangan penelitian terkini (state of the art), sekaligus membantu peneliti menemukan celah penelitian (research gap) yang dapat dikembangkan menjadi kontribusi ilmiah baru.
Sementara itu, Dr. H. Irwandi, S.Sos., S.E., M.Ag. memaparkan strategi menyusun artikel jurnal internasional bereputasi yang memiliki peluang besar untuk diterima oleh editor dan reviewer jurnal bereputasi. Irwandi menekankan bahwa artikel ilmiah tidak cukup hanya menyajikan hasil penelitian, tetapi harus mampu menghadirkan novelty atau kebaruan yang memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan maupun praktik kebijakan.
Menurutnya, novelty dapat diwujudkan melalui pendekatan teori yang berbeda, penggunaan metode penelitian yang inovatif, objek penelitian yang belum banyak dikaji, maupun temuan empiris yang mampu menjawab persoalan aktual. Selain itu, penyusunan artikel harus dilakukan secara sistematis mulai dari penyusunan judul yang menarik, abstrak yang informatif, pendahuluan yang menunjukkan research gap, metodologi yang jelas, pembahasan yang kritis, hingga kesimpulan yang menegaskan kontribusi penelitian terhadap literatur ilmiah.

Selama webinar berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Berbagai pertanyaan diajukan mengenai teknik memilih jurnal yang sesuai, strategi memperoleh referensi bereputasi melalui basis data ilmiah, cara mengidentifikasi novelty penelitian, hingga kiat menghadapi proses peer review dan revisi artikel.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Manajemen Pemerintahan IPDN berharap semakin banyak sivitas akademika yang mampu menghasilkan artikel ilmiah berkualitas dan berhasil mempublikasikannya pada jurnal internasional bereputasi. Webinar ini juga diharapkan dapat memperkuat budaya riset, meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah, serta mendukung reputasi akademik IPDN sebagai institusi pendidikan tinggi kepamongprajaan yang unggul di tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen Fakultas Manajemen Pemerintahan IPDN dalam membangun ekosistem akademik yang produktif, inovatif, dan berdaya saing global.






Leave a Reply