Ke Kantor Tak Pakai Grab, ASN Kota Bandung Bakal Kena Denda, Minimal Rp 50 Ribu

Terasjabar.co – Pemerintah Kota Bandung akan menerapkan sistem pergi ke kantor bersama bagi para ASN dengan memanfaatkan fasilitas ojek online grab melalui program Grab To Work.

Mekanismenya, ASN yang berangkat kerja ke kantor diwajibkan menggunakan layanan Grab secara bersamaan dengan para ASN lainnya yang sudah dibagi dalam tiap grup, di mana setiap grup bisa mencapai 5 atau 6 ASN.

Mereka wajib berangkat ke kantor berkelompok di setiap pool yang sudah ditunjuk oleh Dishub dan pihak Grab.

Baca Juga: Kurangi Kemacetan, Pemkot Bandung Gandeng Grab Uji Coba Sistem Carpooling

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Didi Ruswandi, mengatakan, sistem pergi ke kantor bersama ini memang baru sebatas uji coba. Untuk sementara, uji coba dilakukan terhadap instansi Dishub terlebih dulu.

“Jadi saya nanti akan instruksikan para ASN untuk pergi ke kantor bersama-sama dari pool yang sudah ditentukan tergantung wilayah masing-masing,” kata Didi Ruswandi dalam peresmian Grab To Work bersama pihak Grab wilayah Jabar di Taman Sejarah, Jumat (8/3/2019).

Didi mengatakan, aturan baru ini akan diwajibkan bagi para ASN sehingga jika ada ASN yang tidak mematuhi, maka akan mendapat sanksi.

Sanksi berupa denda materil sebesar Rp 50 ribu per hari, sementara bagi para pejabat di atasnya sanksi yang dijatuhkan lebih berat yaitu denda Rp 100 ribu per hari.

“Uangnya akan dimanfaatkan untuk pembelian pohon dan akan ditanam di sejumlah tempat,” katanya.

Partner Engagement Executive Grab Jawa Barat, Mawaddi Lubby, mengatakan, kerja sama dengan Pemkot Bandung dengan program Go to Work merupakan salah satu langkah strategis dalam rangka mengurangi kemacetan di Kota Bandung.

“Kami sudah siap menyediakan armadanya, baik roda dua maupun empat. Khusus roda empat kami menyediakan yang enam seat,” kata Lubby.

Untuk sementara, kata Lubby, pihaknya sudah menyediakan sebanyak 15 pool yang disebar di beberapa titik Kota Bandung.

Titik yang dipilih adalah titik strategis yang biasanya menjadi tempat paling banyak terjadi turun naik penumpang. Beberapa di antaranya adalah di kawasan terminal.

Bagikan :

Leave a Reply

One thought on “Ke Kantor Tak Pakai Grab, ASN Kota Bandung Bakal Kena Denda, Minimal Rp 50 Ribu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × 4 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization