Pembahasan RTRW Jabar 2025-2029, Masih Bahas Peruntukan Lahan Pertanian

Terasjabar.co – Pembahasan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) Jawa Barat tahun 2025-2023 sudah memasuki tahap ketiga.

Dalam rapat di Gedung Sate, Kamis (24/1/2019), Sekda Pemprov Jabar, Iwa Karniwa, menyebut pembahasan sudah selesai hingga tahap ketiga. Hanya, ada beberapa catatan mengenai peruntukan lahan pertanian.

Berdasarkan data dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang, luas wilayah pertanian di Jawa Barat mencapai 947.222,03 hektare.

“Yang terdiri dari peruntukan sawah untuk perkebunan dan pertenakan, ini harus dirapatkan lebih lanjut dengan kabupaten/kota,” ujar Iwa.

Selanjutnya, kata Iwa, data dari Kementerian ATR akan disinkronisasi dengan data dari Kanwil Badan Pertanahan Nasional Jawa Barat.

Diharapkan, semua lahan pertanian dan tanah lainnya di Jawa Barat terpetakan. Hal ini juga untuk mendukung program sertifikasi tanah pemerintah pusat.

“Sehingga bisa menggunakam geographic information system. Terintegrasi dari BPN, lalu tata ruang dan wilayah Jawa Barat, dan juga dengan Badan Geospasial,” ujarnya.

Iwa juga mengatakan, untuk menyelesaikan pembahasan RTRW, masih ada 17 tahapan lagi yang harus dilalui.

Tahap selanjutnya atau tahap keempat adalah pembahasan penjaminan kualitas kajian lingkungan hidup strategis dan rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kemudian di tahap kelima, akan mulai dibahas dengan DPRD Jabar.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 − 9 =