Pemprov Jabar Akan Petakan Kembali Luas Pertanian di Jabar

Terasjabar.co – Dalam rapat Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD), di ruang Papandayan, Gedung Sate, Rabu (9/1/2019), satu di antara pembahasan yang cukup alot adalah mengenai pemanfaatan lahan pertanian di Jawa Barat.

Hal itu disampaikan Sekda Pemprov Jawa Barat, Iwa Karniwa, yang memimpin rapat tersebut.

“Ini penting utnuk Jawa Barat. Peningkatan perekonomian, peningkatan jumlah penduduk Jawa Barat, daya dukung lahan mau enggak mau ada yang terdampak,” ujarnya kepasa wartawan.

Ia juga mengatakan pembahasan ini tidak lepas pada data dari pemerintah pusat mengenai perubahan luas lahan pertanian di Jawa Barat dari tahun sebelumnya. Sehingga, kata Iwa, hal ini harus dipetakan lagi hingga ke tingkat desa.

Iwa juga telah meminta Kepala Bappeda, Taufiq Budi Santoso, untuk berkoordinasi dengan dinas terkait, termasuk dinas pertanian di kabupaten/kota untuk mendata luas lahan pertanian dan peternakan.

Dengan pemetaan itu, diharapkan akan ada pola pemanfataan lahan yang lebih jelas.

“Setelah ada pola perencanaan ruang yang jelas, nanti pemanfaatannya akan mengacu pada pola perencanaan ruangnya dimana,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa data yang dikumpulkan tersebut harus sama besarnya dengan angka yang ada dalam perda tata ruang dan tata wilayah.

“Semisal wilayah waduk termasuk irigasi, maka di perda juga harus ada peta waduk. Ini saya minta waktu dua minggu dioptimalkan secara komprehensif dan kita mendapat revisi tata ruang yang komprehensif,” ujarnya.

Iwa berharap, meski pembangunan di Jawa Barat gencar dilakukan, lahan pertanian akan dijaga dan produktivitas tetap optimal.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov Jabar sedang membahas mengenai rencana tata ruang dan tata wilayah Jawa Barat.

Nantinya pembahasan ini akan menjadi acuan pembahasan pansus di DPRD Jabar dalam perancangan Perda Tata Ruang dan Tata Wilayah di Jawa Barat.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *