Cara Ridwan Kamil Kikis Ketimpangan Daerah di Jawa Barat

Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merancang sejumlah program pemerataan pembangunan untuk 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat. Dari mulai proyek infrastruktur seperti revitalisasi Kalimalang di Bekasi, hingga sistem baru pelayanan publik semisal Layad Rawat di Cirebon.

Pria yang akrab disapa Emil itu menilai, ragam program yang dijanjikan kepada daerah di Jabar semata untuk mengikis ketimpangan wilayah.

“Pemerintah itu ada tiga, ada tingkat II, tingkat I dan pusat. Kalau tingkat II tidak melakukan, padahal dibutuhkan kan tingkat I, bisa jadi saya mengintervensi hal di tingkat II yang belum sanggup melakukan. Kalau saya enggak bisa, saya minta pertolongan pemerintah pusat,” kata Emil, saat ditemui di Kantor Kompas, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta, Selasa (18/12/2018).

Dalam konsep pemerataan pembangunan, kata Emil, pemerintah daerah mesti mengesampingkan ego sektoral.

“Yang penting warga tersentuh pemerintah. Jadi, sebenarnya tidak ada pemilahan, itu tugas wali kota atau gubernur. Selama itu penting untuk rakyat, bersama ya kita turun,” ucap dia.

Pada triwulan pertama menjabat sebagai gubernur, Emil kerap berkumpul dengan para kepala daerah secara rutin untuk menampung aneka persoalan daerah serta mencari solusinya. Cara itu, ia manfaatkan juga sebagai forum berbagi inovasi dan gagasan agar tiap daerah bisa saling meniru.

“Kan ada perintah pendelegasian, tugas saya juga setengahnya menstandarisasi. Misalkan Bandung kuat smartcity untuk reformasi birokrasi, ya sudah saya bilang, ‘hei seluruh kota kabupaten copy teknologi Bandung’, budaya sunda yang bagus di Purwakarta, ‘hei kota kabupaten tirulah Purwakarta untuk menaikan tingkat budaya’,” ungkap dia.

“Akhirnya yang 27 daerah itu yang tadinya timpang sekarang saya satukan, yang kurang saya naikan, yang bagus saya dorong terus. Sehingga, di akhir lima tahun seluruh Jabar standarnya sama,” tambah dia.

Emil menilai, sinergitas semacam itu tak hadir sewaktu ia masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung.

“Dulu terlalu diserahkan ke tingkat II akhirnya terjadi kompetisi dan tak bisa saling bantu. Sekarang gubernur menyinkronkan. Dengan ada pertemuan ini masalah tak diundur ke waktu setahun dua tahun, kita bisa bereskan dalam hitungan bulan. Lebih efektif, ini kepemimpinan yang merangkul,” ujar dia.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 − five =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization