Cimahi, Kota dengan Kasus Perceraian Terbanyak Se-Jawa Barat
Terasjabar.co – Jumlah kasus perceraian di Jawa Barat dinilai cukup tinggi. Hal itu diakui Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ketika ditemui saat peluncuran program Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta), Sabuga ITB, Jalan Tamansari, Bandung, Minggu (16/12/2018).
“(Berdasarkan data) perceraian lebih tinggi dibanding kekerasan,” ujarnya.
Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat, Poppy Sophia Bakur, ada beragam faktor yang menyebabkan tingginya angka percerpaian.
Beberapa di antaranya dikarenakan faktor kekerasan dalam rumah tangga, pernikahan anak-anak di bawah usia, dan faktor ekonomi.
Satu di antara solusinya, kata Poppy, perempuan harus lebih berdaya dalam ekonomi, sehingga dapat ikut meningkatkan taraf ekonomi keluarga.
“Sekitar 33 ribu kasus itu dari ekonomi, maka solusinya kalau perempuan ini punya ketahanan di keluarga, kemudian mampu memanfaatkan peluang, baik di dalam maupun luar lingkungan, dan membuka akses ekonomi, diharapkan (angka perceraian) bisa menurun,” ujarnya.
Berikut adalah angka perceraian di Provinsi Jawa Barat tahun 2017, berdasarkan data dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.
1. Kota Cimahi – 9.244 kasus
2. Kabupaten Indramayu – 7.655 kasus
3. Kabupaten Cirebon – 6.848 kasus
4. Bandung – 4.498 kasus
5. Kabupaten Ciamis – 4.381 kasus
6. Kabupaten Bogor – 4.291 kasus
7. Kabupaten Majalengka – 3.944 kasus
8. Kabupaten Sumedang – 3.757 kasus
9. Tasikmalaya – 3.456 kasus
10. Kabupaten Garut – 3.366 kasus
11. Kabupaten Subang – 3.325 kasus
12. Kabupaten Cianjur – 3.223 kasus
13. Kota Depok – 3.208 kasus
14. Kota Bekasi – 2.865 kasus
Selain ekonomi, faktor perkawinan usia anak juga menjadi penyebab tingginya angka perceraian.
Kabupaten Indramayu menjadi daerah dengan jumlah pernikahan usia anak terbanyak.
Berikut data perkawinan usia anak terbanyak di Jawa Barat.
1. Kabupaten Indramayu – 1.449
2. Kabupaten Garut – 1.087
3. Sukabumi – 1.154
4. Kabupaten Cianjur – 1.221
5. Bekasi – 1.329
6. Kabupaten Subang – 1.103
7. Kabupaten Karawang – 1.336
Menurut Poppy, satu di antara cara mengurangi angka perceraian adalah melalui program Sekoper Cinta.
Dalam program ini, kaum ibu-ibu akan memperlajari berbagai macam materi yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan.
Sebanyak 50% materinya mengenai keluarga, sedangkan 50% lagi mengenai pemberdayaan ekonomi, sosial, dan agama.
“Sekoper Cinta ini diharapkan bisa meminimalisir bahkan menurunkan angka yang saat ini masih dianggap tinggi,” ujarnya.






Leave a Reply