Dari 318 Minimarket di Bandung Barat, Hanya 40 yang Berizin

Terasjabar.co – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Barat melaporkan, dari 318 toko modern atau minimarket, hanya 40 di antaranya yang telah mengantongi izin. Jumlah itu terhitung sejak 11 tahun pemekaran Bandung Barat dari Kabupaten Bandung.

Pelaksana Tugas Kepala Disperindag KBB Maman Sulaiman mengungkapkan, ratusan minimarket yang belum mengantongi izin hanya berpegang pada izin gangguan (HO).

Padahal, harus ada beberapa mekanisme yang ditempuh, di antaranya kajian peruntukan dari Bappeda, kajian amdal dari Dinas Lingkungan Hidup, dan kajian lalu lintas dari Dinas Perhubungan.

“Jadi kalau hanya berpegang pada HO, itu tidak dibenarkan. Sebab, ada berbagai izin lain yang harus ditempuh, termasuk dari Dinas Indag mengenai sosial ekonomi,” katanya, Minggu (4/11/2018).

Menurut Maman, keberadaan minimarket sejauh ini memang menjadi dilema. Di satu sisi, keberadaannya dibutuhkan masyarakat, tetapi jika aturan tak ditempuh, bisa mematikan pasar tradisional.

Berdasarkan Perda KBB Nomor 21 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Pasar, Retribusi Pelayanan Pasar, dan Retribusi Pasar Grosir dan atau Pertokoan, lokasi pasar modern harus berjarak 1.000 meter dari pasar tradisional. Namun faktanya, banyak yang mengabaikan peraturan tersebut.

“Harus diakui, memang dari jumlah minimarket yang ada, masih banyak yang belum memiliki izin usaha. Ke depan, ini akan kami tertibkan,” ujarnya.

Dia menambahkan, jumlah minimarket di Bandung Barat harus dibatasi dengan berpegangan pada perda. Pada 2013, sempat ada kajian yang dilakukan beberapa konsultan mengenai kebutuhan minimarket di sejumlah kecamatan.

Dari hasil kajian itu, Kecamatan Cipeundeuy, Cikalongwetan, dan Cipatat membutuhkan 118 minimarket, Kecamatan Sindangkerta, Cipongkor, Gununghalu, Rongga butuh 84 minimarket, Kecamatan Lembang, Parongpong, Cisarua butuh 173 minimarket, dan Kecamatan Batujajar, Cihampelas, Cililin butuh 160 minimarket.

“Namun, kajian ini perlu direvisi karena tidak masuk akal. Sebab di sana, banyak juga pasar tradisional,” tutur Maman.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu KBB Ade Zakir mengungkapkan, pihaknya sudah menyurati sejumlah pemilik mininarket yang belum berizin tersebut agar segera memproses izin. Sebab, prosesnya juga mudah.

“Kami juga heran, kenapa pemilik minimarket tidak mengurusnya. Apa kesulitannya?” ujar Ade.

Menurut dia, pihaknya hanya menerbitkan izin setelah ada rekomendasi dari dinas-dinas terkait.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 + sixteen =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam