MUI Jabar Prihatin Adanya Grup Facebook Penyuka Sesama Jenis
Terasjabar.co – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat prihatin dengan dengan adanya grup penyuka sesama jenis di media sosial Facebook yang anggotanya diduga pelajar SMP/SMA asal Kabupaten Garut.
Sekretaris Umum MUI Jawa Barat, Rafani Akhyar bahkan khawatir kejadian pada kisah kaum Nabi Luth bisa terulang kembali.
“Jadi ada sampai 2-3 ribu anggotanya. Ini tambah menyedihkan karena anggotanya mulai dari anak SMP, SMA, ASN, bahkan pegawai bank katanya. Ini harus ada upaya dari kita untuk meluruskan ke jalan yang benar. Sebab kalau tidak saya khawatir nanti kisah Nabi Luth, kaum Nabi Luth itu bisa saja terjadi,” ujarnya di kantornya, Jalan L RE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (10/10/2018).
MUI Jabar, kata Rafani, dalam waktu dekat berencana akan ke Garut untuk mencari informasi yang lebih rinci dan detil. Pihaknya juga akan mengadakan pertemuan dengan MUI Garut.
“Pekan ini ke Garut. Jadi kita mau cari informasi yang lebih rinci dan detil. Kan kemarin hanya dari media, tapi sangat mencengangkan. Nanti kami mau bicara dengan MUI Garut, langkah apa yang tepat dalam rangka mengajak kembali mereka ke jalan yang benar,” ujarnya.
Dikatakan Rafani, pada kejadian seperti ini, kewenangan MUI hanya ada pada penguatan moral dan agama. Karena itu, MUI pun harus bergandengan dengan pemerintah setempat.
“Jadi MUI enggak punya kekuatan eksekusi. Tapi pemerintah dan MUI harus selalu bergandengan. Kalau tidak ada koordinasi, akan buruk suatu keadaan. Kita bergerak di kekuatan moral, karena ini juga termasuk penyimpangan agama,” katanya.
Seperti diketahui, warga Garut digegerkan dengan beredarnya grup gay di media sosial Facebook terutama bagi siswa SMP dan SMA. Tak tanggung-tanggung, anggota grup tersebut mencapai 2500 lebih.






Leave a Reply