ITB Dapat Kuliah Umum dari Gubernur Aher Tentang Pembangunan Daerah

Terasjabar.co – Bertempat di Institus Teknologi Bandung, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memberikan kuliah umum bertajuk “Pembangunan Jawa Barat pada Era Bapak Dr H Ahmad Heryawan Khususnya pada Penanganan Citarum”. Kuliah umum tersebut dilaksanakan di Gedung Labtek IXA Soegijanto Sugijoko SAPPK ITB, Jalan Ganesha 10, Kota Bandung pada Selasa (30/01).

Dalam pemaparan di hadapan mahasiswa ITB, gubernur yang akrab disapa Aher ini mengungkapkan sejumlah upaya yang dilakukan Pemprov Jawa Barat terkait penanganan di Sungai Citarum yang sempat menyandang predikat sungai terkotor di dunia.

Aher mengatakan penanganan kerusakan Citarum sebenarnya sudah dilakukan Pemprov Jawa Barat dengan berbagai pihak sejak 2001 yang dinamai dengan program Citarum Bergetar.

Program ini, kata dia, hanya melibatkan sebagian pihak, sehingga belum secara terintegrasi dan belum menjadi gerakan bersama.

Kemudian pada 2010 dibuat program Cita Citarum dan melalui program ini Pemerintah dan masyarakat bekerja bersama demi terciptanya sungai yang bersih, sehat, dan produktif, serta bisa membawa manfaat berkesinambungan bagi seluruh masyarakat di wilayah Sungai Citarum.

Penanganan terpadu ini rencananya berlangsung dari 2010-2025 namun kurangnya koordinasi menyebabkan program ini belum optimal karena semua pihak belum bekerja bersama-sama.

Setelah itu, pada 2013 hingga 2015, dicanangkan kembali Gerakan Citarum Bestari dan program ini berhasil mengurangi sampah secara signifikan di Sungai Citarum, namun belum mengembalikan air Sungai Citarum seperti di hulunya Cisanti.

Dari aspek Sosial-Budaya, Citarum Bestari berhasil menciptakan masyarakat berbudaya lingkungan atau Eco Village di sekitar DAS Citarum.

Di penghujung tahun 2017, Gerakan penanganan Sungai Citarum kini melibatkan seluruh elemen bangsa dan negara, yang diberi nama program Citarum Harum.

“Kami juga berharap civitas akademisi dari ITB seperti mahasiswanya bisa memberikan kontribusi penelitiannya untuk mengatasi kerusakan atau masalah di Sungai Citarum,” kata Aher. (red)

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *