Sesar Lembang Dalam Keadaan Aktif, Ini yang Terjadi di Bandung Bila Tiba-Tiba Diguncang Gempa

Terasjabar.co – Berkaca dari bencana gempa yang terjadi di Lombok beberapa hari yang lalu, warga yang bermukim di Bandung, mulai dari Lembang hingga sejumlah daerah di Kota Bandung, juga harus waspada.

Sebab, kawasan padat penduduk di utara Kota Bandung ternyata berada di jalur sesar Lembang. Sesar ini diprediksi akan menghasilkan gempa berkekuatan 6,8 skala Richter jika bergerak dalam waktu yang tiba-tiba.

Dengan guncangan sebesar itu, kawasan tempat Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, dan keluarganya tinggal ini bisa luluh lantak seperti ketika gempa mengguncang Bantul, Yogyakarta (2006), atau di Pidie Jaya, Aceh (2016). Ancaman ini makin nyata karena terbukti bahwa sesar ini dalam keadaan aktif.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sepanjang 2016 sampai Maret 2017 setidaknya terdapat 31 gempa yang terjadi di Jabar dan sebagian di antaranya dapat dirasakan dari Lembang. Dua dari ke-31 gempa itu bahkan berpusat di barat daya Lembang dan Kota Bandung.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG), Sri Hidayati, mengatakan, dari penelitian timnya bersama Geoteknologi LIPI sejak 2015 diketahui keaktifan pergeseran sesar Lembang, yang membentang sepanjang 29 kilometer dari Padalarang di Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga Gunung Manglayang di Kabupaten Bandung ini mencapai antara 3 milimeter hingga 5,5 milimeter per tahun.

Dari penelitian itu juga diketahui bahwa potensi terjadinya gempa bumi tidak hanya disebabkan pergerakan sesar Lembangnya, tapi juga dari penujaman lempengan (subduksi) di wilayah selatan, akibat adanya gerakan antara lempengan tektonik Indoaustralia ke arah lempengan tektonik Euroasia.

Dengan kondisi itu dan merujuk pada topografi rawan bencana yang dibuat PVMBG, efek guncangan gempa bumi akan dua kali lebih kuat.

“Kenapa dia bisa dua kali amplifikasi (penguatan), karena kondisi tanah di Bandung merupakan tanah sedimen yang tebal, hal itu dari sejarah Bandung yang berasal dari cekungan danau purba.

Karena sedimen yang tebal akan memperkuat efek guncangan dari gempa bumi,” ujarnya di kantor PVMBG, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (7/8).

Sri mengatakan, dari stasiun seismik di Cekungan Bandung diketahui, gempa akibat pergerakan dari sesar Lembang pernah beberapa kali terjadi, antara lain di Gunung Halu (2005), Tanjungsari (2010), Ujungberung, dan Lembang (2011).

Namun, dari semua gempa itu, hanya gempa bumi tahun 2011 yang tercatat menimbulkan dampak yang merusak.

Patahan Kecil

Ahmad Solihin, Kepala Sub-Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Wilayah Barat PVMBG, mengatakan, sesar Lembang juga diketahui menghasilkan patahan-patahan kecil yang tidak teridentifikasi.

Sesar Lembang sendiri, ujarnya, adalah patahan lempeng bumi yang aktif akibat subduksi yang melintas ke kawasan Lembang, sekitar 15 kilometer ke utara dari pusat Kota Bandung.

“Secara garis besar, ada tiga sesar yang membentang di Jawa Barat, yakni Sesar Cimandiri, Sesar Lembang, dan Sesar Baribis. Sangat mungkin ada sesar-sesar kecil dalam jumlah banyak yang muncul dari ketiganya dan sampai sekarang belum teridentifikasi,” ujar Ahmad di ruang kerjanya, Senin (7/8/2018).

Ahmad mengatakan, tentu saja yang paling parah terdampak bencana adalah wilayah yang berada di dekat pusat bencana.

Di Sesar Lembang, ujarnya, salah satunya adalah kawasan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler. Dari Cigadung ke titik Sesar Lembang, jaraknya hanya sekitar lima kilometer.

“Tahun 2011 sempat ada gempa berpusat di Lembang. Gempanya kecil, sekitar tiga skala Richter. Tapi waktu itu efeknya terasa hingga ke kawasan Cimuncang. Dinding-dinding rumah saya rusak,” ujar Ahmad.

Kawasan Cekungan Bandung, yang secara geologis merupakan bekas danau Bandung Purba, ujarnya, akan menguatkan guncangan gempa itu. Sebabnya, kontur tanah di Cekungan Bandung cenderung labil karena bekas lumpur dan letusan gunung api.

“Kalau ada guncangan, efeknya ke Cekungan Bandung tentu akan lebih kuat karena kondisi geologisnya itu,” ujar Ahmad.

Patahan-patahan yang belum teridentifikasi akan makin memperparah gempa di Cekungan Bandung lantaran patahan yang kecil juga akan menghasilkan gempa yang skalanya kecil.

Menurut Ahmad, besar kecilnya gempa dihasilkan oleh dekat atau jauhnya jarak antara lempengan pada suatu sesar. Ahmad mengatakan, jika dilihat dari selatan, Sesar Lembang bergerak ke kiri dan vertikal.

“Ke kiri ke arah Padalarang dan sedikit menghunjam ke bawah,” ujarnya.

Bagikan :

Leave a Reply

One thought on “Sesar Lembang Dalam Keadaan Aktif, Ini yang Terjadi di Bandung Bila Tiba-Tiba Diguncang Gempa”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eight − seven =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam