Gerindra dan PPP Tanggapi Hasil Pilgub Jabar yang Dirilis PKS

Terasjabar.co – Partai Keadilan Sosial (PKS) menyampaikan rilis resmi terkait pemilihan gubernur (Pilgub) di Jawa Barat. Rilis tersebut disampaikan PKS melalui situs resminya Jabar.pks.id, Rabu (4/7/2018).

Melalui situs tersebut PKS menyampaikan perolehan suara dalam pilgub Jawa Barat serta mengucapkan terima kasih pada berbagai pihak yang mendukung jalannya pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Baca Juga: Pasangan Rindu Unggul Versi Real Count Internal PKS

Berikut ini hasil pilgub Jawa Barat berdasarkan rilis PKS yang mengacu pada berkas C1 oleh tim internal PKS.

Rindu (Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum) : 7.175.804

Hasannah (Tb Hasanuddin-Anton Charliyan) : 2.754.631

Asyik (Sudrajat-Akhmad Syaikhu) : 6.302.254

DEddy-Dedi (Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi) : 5.610.051

Atas penghitungan tersebut, PKS menempatkan pasangan Rindu unggul dibanding pasangan calon (paslon) gubernur yang mereka usung yakni Sudrajat dan Syaiku yang berada di urutan kedua.

Menanggapi hal itu, Gerindra sebagai partai koalisi PKS mengatakan jika hasil survei internal PKS tersebut tidak mewakili tim pemenangan paslon yang mereka usung.

“Pernyataan pers Ketua PKS Jabar, Bapak Nur Supriyanto, yang merilis hasil perhitungan suara tidaklah mewakili tim pemenangan Asyik, melainkan atas nama PKS Jawa Barat,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi, Rabu (5/7/2018).

“Meski demikian, kami menghormati sikap dan langkah tersebut,” tuturnya.

Partai Gerindra menyatakan pihaknya tetap akan menunggu hasil pengumuman Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) terkait hasil akhir perolehan suara pilgub Jawa Barat.

“Tim pemenangan Asyik akan tetap menjunjung tinggi demokrasi dan menaati konstitusi. Karena itu, kami bersikap tetap menunggu hasil pengumuman KPUD Jawa Barat pada 9 Juli 2019,” jelasnya.

Sementara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang mengusung pasangan Ridwan dan Uu mengapresiasi tindakan PKS yang mengakui kekalahan pasangan yang diusungnya.

“Akhirnya PKS secara resmi mengumumkan pasangan ‘Rindu’ (Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum) mendapat suara 32,9 persen dan ini terpaut sekitar 5 persen dengan Sudrajat-Syaikhu, sehingga ini mengakhiri segala spekulasi tentang siapa pemenang di Pilkada Jabar,” ujar Romi, Ketua Umum PPP di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (4/7/2018).

“Tentunya kami sangat menghargai sikap PKS sebagai sikap ksatria bahwa pertarungan itu memang ada yang menang dan kalah,” lanjut dia.

Dengan demikian, bagi PPP, Pilkada Jabar sudah selesai dengan pasangan Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum yang menjadi pemenangnya. Romi pun mengajak seluruh komponen masyarakat Jabar untuk bersatu kembali untuk membangun daerah.

Sementara itu, atas rilis resminya, PKS berharap segala kesimpangsiuran terkait pilgub Jabar dapat segera diakhiri. Data tersebut nantinya akan digunakan oleh Tim Pemenangan Asyik untuk menuntaskan proses perhitungan di tingkat provinsi.

Namun, PKS tetap menuggu pengumuman resmi dari KPUD Jawa Barat.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five + 11 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization