Singkirkan Denmark Lewat Drama Adu Penalti, Kroasia Tembus 8 Besar Piala Dunia 2018

Terasjabar.co – Kroasia menang 3-2 atas Denmark dalam drama adu tendangan penalti pada 16 besar Piala Dunia 2018, di Nizhny Novgorod Stadium, Minggu (1/7/2018). Hasil tersebut membuat Kroasia melenggang ke babak delapan besar

Denmark unggul cepat ketika laga baru memasuki menit pertama. Mathias Joergensen membuat timnya memimpin setelah memanfaatkan bola kirimian Thomas Delaney.

Keunggulan Denmark tidak bertahan lama. Pada menit keempat, Kroasia menyamakan skor berkat aksi Mario Mandzukic yang memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan.

Memasuki babak kedua, skor 1-1 masih tetap bertahan. Kedua tim pun saling bergantian membangun serangan agar bisa mencetak gol.

Namun, berbagai usaha yang dilakukan Kroasia dan Denmark tidak berbuah positif hingga babak kedua berakhir. Pertandingan pun berlanjut ke perpanjangan waktu.

Babak Tambahan

Hasil 1-1 membuat kedua tim harus menjalani 2×15 menit untuk menentukan pemenang pada pertandingan ini. Kroasia coba mengambil inisiatif serangan, sedangkan Denmark sesekali melancarkan serangan balik.

Kroasia mendapat kesempatan emas untuk mengunci kemenangan, setelah memperoleh hadiah penalti pada menit ke-115. Sayangnya, Luka Modric yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya.

Kroasia tetap menyerang kendati setelah kegagalan Modric mengeksekusi bola di kotak penalti. Namun, usaha yang dilakukan mereka tidak berbuah positif hingga menit ke-120. Wasit lantas meniup peluit panjang dan pertandingan berlajut ke adu penalti.

Adu Penalti

Denmark menjadi tim pertama yang mengesekusi penalti. Christian Eriksen maju sebagai eksekutor. Namun, bola hasil sepakkannya gagal menemui sasaran karena membentur mistar gawang.

Setelah Denmark, giliran Kroasia. Milan Badelj menjadi penendang pertama untuk timnya. Tetapi ia gagal karena penampilan heroik Kasper Schmeichel.

Kemudian Simon Kjaer dan Michael Krohn-Dehl berhasil menjalankan tugasnya untuk Denmark. Sementara itu di kubu Kroasia, Andrej Kramaric serta Luka Modric melakukan hal serupa.

Pada penalti keempat, eksekutor kedua tim sama-sama gagal menjalan tugas masing-masing. Kemudian, Denmark juga gagal di penalti kelima karena bola hasil tembakan Nicolai Joergensen bisa digagalkan Danijel Subasic.

Kroasia pun di atas angin. Ivan Rakitic kemudian maju sebagai algojo kelima Kroasia. Dengan tenang, gelandang Barcelona itu mengeksekusi bola ke arah sebelah kanan Schmeichel. Skor 3-2 untuk kemenangan Kroasia tetap bertahan.

Susunan Pemain:

Kroasia (4-2-3-1): 23-D. Subasic, 21-D. Vida, 3-I. Strinic (22-J. Pivaric 81′), 6-D. Lovren, 2-S. Vrsaljko, 10-L. Modric, 7-I. Rakitic, 4-I. Perisic, 11-M. Brozovic (8-M. Kovacic 71′), 17-M. Mandzukic, 18-A. Rebic

Pelatih: Z. Dalic

Denmark (4-3-3): 1-K. Schmeichel, 4-S. Kjaer, 13-M. Jorgensen, 14-H. Dalsgaard, 5-J. Knudsen, 6-A. Christensen (19-L Schoene 46′), 8-T. Delaney, 10-C. Eriksen, 11-M. Braithwaite, 20-Y. Poulsen, 21-A. Cornelius (9-N. Joergensen 66′)

Pelatih: A. Hareide

Wasit: Nestor Pitana (Argentina)

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × 4 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization