Oded-Yana Janji Bangun Creative Center di Tiap Kecamatan
Terasjabar.co – Potensi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kota Bandung khususnya di bidang kuliner, butuh wadah khusus yang mampu mengembangkan sumber daya dari kreativitas masyarakat.
Produsen coklat tempe, Yani Mulyani (50), mengeluhkan kendala yang sering ia hadapi dan pelaku lain UMKM adalah kurangnya perhatian pemerintah dalam hal pembinaan para pelaku UMKM.
Alhasil, sebagian besar produk dari Kota Bandung malah lebih dikenal di sejumlah provinsi lain daripada rumahnya sendiri.
“Saya hanya berharap pemimpin baru nanti, dapat lebih baik dari pemimpin sebelumnya, khususnya dalam hal melakukan pembinaan para pelaku UMKM di Kota Bandung,” ujarnya ketika ditemui rumah produksinya di RW 06, Sadang Serang, Bandung, Kamis (21/6/2018).
Berkaca dari hal itu, pasangan calon wali kota dan wakil wali Kota Bandung nomor urut 3, Oded M Danial-Yana Mulyana bertekad membuat sebuah inovasi yakni membuat gedung kreatif di setiap kecamatan di Kota Bandung.
Adapun fungsi dari gedung tersebut sebagai sarana pemasaran untuk mewadahi berbagai hasil karya unggul para pelaku UMKM di tingkat kecamatan.
Langkah inovasi ini, sejalan dengan program yang diusung pasangan itu dalam meningkatkan jumlah wirausaha baru di Kota Bandung, yakni Oya Preneur.
Oded M Danial mengatakan creative center di tiap kecamatan akan dikonsep layaknya pusat jajanan dan oleh-oleh khas Bandung seperti di kota lain di Indonesia, semisal Bali dan Yogyakarta.
Oded M Danial meyakini langkah ini akan mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar terutama wisatawan yang berkunjung ke Kota berjuluk Paris van Java ini.
“Program kami ke depan adalah membuat creative center di tiap kecamatan, selain tetap memanfaatkan gedung kreatif yang berada di Jalan Laswi. Upaya ini agar masyarakat atau para wisatawan yang ingin mendapatkan produk terbaik UMKM Kota Bandung tidak pergi terlalu jauh,” kata Oded M Danial.
Peran pemerintah untuk dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan di Kota Bandung, ucapnya, tak hanya sekadar mengajak atau memotivasi tapi juga mengetahui dan memberi solusi dari setiap permasalahan yang dialami para pelaku UMKM.
Satu di antaranya pemberian pembinaan secara berkala juga berkelanjutan.
“Jadi Mang Oded akan buat regulasi program pembinaan UMKM berkelanjutan untuk dapat mendukung peningkatan ekonomi kerakyatan bagi wirausahawan di Kota Bandung,” katanya.






Leave a Reply