Kampanye di Kota Banjar, Ridwan Kamil Tawarkan Sistem Pertanian Infus Atasi Kekeringan

Terasjabar.co – Calon gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil menawarkan sistem pertanian infus atau irigasi tetes untuk mengatasi masalah kekeringan di Jabar. Dengan sistem ini, tanaman diberikan nutrisi dan air melalui selang yang terhubung dengan botol berisi air.

“Infrastruktur air harus jadi perhatian dalam reformasi irigasi. Dengan sistem irigasi tetes, di lahan kering dan tandus pun kita bisa menanam melon,” ucap Emil, sapaan akrabnya.

Tawaran Emil tersebut disampaikan saat berdialog dengan sejumlah petani di Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Minggu (20/5/2018) kemarin.

Dalam dialog itu, sejumlah petani di Kota Banjar, Jawa Barat, mengeluhkan soal buruknya sistem irigasi yang berdampak pada kekeringan lahan.

Darmin, petani setempat, mengatakan, kekeringan area pertanian membuat para petani sering gagal tanam.

“Di sini masih sistemnya tadah hujan, kalau enggak turun hujan petani susah, sawah kering,” ucap Darmin di hadapan Ridwan Kamil.

Darmin juga mengeluhkan soal kurangnya lapangan kerja di Kota Banjar, sehingga banyak pemuda usia produktif merantau ke kota-kota besar seperti Bandung, Bekasi, dan Jakarta untuk mencari pekerjaan.

“Hal itu dilakukan karena di Banjar kurang lapangan pekerjaan. Kami minta Kalau Kang Emil jadi Gubernur, di Kota Banjar diperbanyak lapangan kerja,” katanya.

Terkait kebutuhan lapangan kerja, Emil menawarkan program satu desa satu perusahaan. Ia pun akan bekerja sama dengan pihak swasta untuk menghadirkan lingkungan usaha baru. “

Tiap desa akan beda-beda produknya dimana warganya tidak usah pindah ke kota, kerja di desa tapi rezeki kota. Ini akan mengurangi pengangguran,” ungkapnya.

Pekerjaan yang dilakukan di perusahaan desa itu, lanjut Emil, akan menjadi tambahan ekonomi bagi petani sambil menunggu musim panen atau tanam.

“Rata-rata kan di sawah cuma 3-4 jam, sisanya bisa bekerja di perusahaan Pak Gubernur. Itu solusinya. Mudah-mudahan kedatangan saya ini mewakili semangat bahwa pasangan nomor 1 ini membawa solusi yang konkret,” kata Emil.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × three =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital