Rutan Gunung Sindur Tak Mendukung Penampungan Napi Teroris

Terasjabar.co – Rumah Tahanan Kelas II B Gunung Sindur Kabupaten Bogor tidak mendukung untuk menampung para terduga teroris. Kabar pemindahan 58 terduga teroris dari Nusakambangan ke sana, Minggu 20 Mei 2018, semakin kuat dengan adanya penjagaan di sekitar lokasi. Kepala Rutan Gunung Sindur David Hasudungan Gultom menyangkal kabar tersebut.

“Tidak ada pemindahan ke Lapas Gunung Sindur. Kalau ke Lapas tidak (memungkinkan menampung mereka),” katanya mengonfirmasi melalui pesan singkat. Ia pun menolak menjelaskan lebih lanjut alasannya.

Kabar serupa juga tidak diketahui Kepala Polisi Resor Bogor Ajun Komisaris Besar Andi M Dicky Pastika. Menurutnya, personel kepolisian setempat lebih memfokuskan pada pengamanan tempat ibadah, Minggu pagi. Penjagaan tersebut diakui tak berkaitan dengan kabar pemindahan para terduga teroris.

“Yah enggak lah, itu kan protap. Apalagi Minggu lalu ada serangan ke gereja,” kata Dicky beralasan.

Selain itu, petugas kepolisian juga meningkatkan pengawasan di jalanan untuk mengatur arus lalulintas yang padat pada akhir pekan. Ia kembali menyangkal itu berkaitan dengan pemindahan para terduga teroris.

Dicky mengaku belum bisa memastikan apakah kabar pemindahan itu benar atau hanya pengalihan informasi. Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir dengan kabar tersebut karena pihak kepolisian telah menyiapkan diri menghadapi aksi terorisme.

Menurut pantauan di lokasi, Rutan Kelas II B Gunung Sindur Kabuapten Bogor, Jawa Barat mendapatkan penjagaan ketat. Hal itu menyusul kabar pemindahan 58 tahanan kasus teroris dari Lembaga Permasyarakatan Nusakambangan, Minggu pagi.

Sejumlah personel gabungan bersenjata berjaga-jaga dari mulai pintu masuk kawasan Rutan Gunung Sindur pada Minggu siang. Bahkan petugas juga menurunkan satu unit kendaraan taktis di halaman Rutan dan melarang wartawan memasuki kawasan tersebut.

Baca Juga: Polda Jabar Siap Amankan Pemindahan 57 Napi Teroris ke Gunung Sindur

Menurut kabar yang beredar, sebanyak 58 tahanan kasus terorisme dipindahkan melalui Dermaga Wijayapura, Cilacap menuju Gunung Sindur Kabupaten Bogor. Mereka diketahui masih dalam proses peradilan. Terbagi dari sembilan tahanan dari Lapas Besi, 24 dari Lapas Pasir Putih dan 25 dari Lapas Batu termasuk dua perempuan beserta satu bayi.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Wilayah Jawa Barat, Alfi Zahrin Kiemas membenarkan kabar tersebut. Ia pun memastikan, alasan pemidahan tersebut adalah para terduga teroris belum dijatuhi vonis berkekuatan hukum tetap.

Saat dikonfirmasi, Alfi menyatakan para tahanan masih dalam perjalanan menuju Gunung Sindur. Alasan pemerintah memilih Rutan tersebut menurutnya karena penjagaan maximum bagi para tahanan kasus terorisme.

“Di sana (Gunung Sindur), mempunyai penjagaan ektra ketat dengan maksimum security. Diharapkan para napiter mendapatkan pengamanan ketat nantinya,” katanya. Namun, Alfi belum bisa menjelaskan teknis penempatan para tahanan itu di sana pada media massa.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 + nine =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam