Pjs Wali Kota Bandung Resmikan Kampung Toleransi

Terasjabar.co – Pjs Wali Kota Bandung Muhamad Solihin meresmikan Gang Ruhana, Jalan Lengkong Kecil, Kelurahan Paledang, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, sebagai Kampung Toleransi.

Keberadaan kampung tersebut merupakan upaya pemerintah menjaga keberagaman di Kota Bandung yang selama ini dihuni oleh warga yang berbeda suku, ras dan agama.

“Ini merupakan wujud untuk menjaga kerukunan. Apalagi kondisi sekarang kita sedang Pilkada dan tahun depan Pileg dan Pilpres. Kita jaga kerukunan bersama di Kota Bandung,” ujar Solihin usai meresmikan, Jumat (11/5/2018).

Menurut Solihin, budaya toleransi di Kota Bandung bukan sebuah hal yang baru. Meski begitu keberadaan kampung tersebut akan memperkuat kebersamaan dan kerukunan antara warga.

“Semoga ini bisa menjadi embrio pencanangan kampung toleransi di seluruh Indonesia,” ucapnya.

Solihin menjelaskan dengan hadirnya pemerintah melalui kelembagaannya akan memperkuat posisi kampung toleransi sebagai contoh bagi seluruh warga untuk menjaga kerukunan.

Sudah saatnya, kata Solihin, warga tidak lagi mempertahankan perbedaan. Sebab kebinekaan tidak bisa terhindarkan di Indonesia karena hal itu warisan dari leluhur.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Hikmat Ginanjar berharap keberadaan Kampung Toleransi bisa menjadi rumah bersama bagi perbedaan ras, suku dan agama di Kota Bandung.

“Modal kita adalah menciptakan rasa aman dan damai. Dan ini bisa menjadi media komunikasi, silaturahmi dan gotong royong untuk semuanya,” ujarnya.

Dia mengatakan selain di Lengkong, sejumlah kecamatan di Kota Bandung juga sudah mulai merintis keberadaan Kampung Toleransi.

“Dalam hal ini pemerintah akan selalu memotivasi dan memfasilitasi warga untuk mewujudkannya. Kita pastikan pemerintah selalu hadir di tengah masyarakat,” ucap Hikmat.

Seperti diketahui Gang Ruhana sudah sejak lama dikenal sebagai Kampung Toleransi. Di tempat ini warga dari berbagai agama hidup bergandengan. Bahkan di tempat ini tiga tempat ibadah yakni Masjid Al-Amanah, Gereja Pantekosta dan Vihara Girimerta berdiri berdampingan.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *