Pengerjaan Tol Soroja Sudah 90 Persen

Terasjabar.co – Saat Tim Teras menyambangi lokasi proyek pembangunan jalan Tol Soroja akhir pekan lalu, terlihat perampungan jalan tol masih berlangsung.

Jarak dari Jalan Al-Fathu, Soreang, menuju ke pembangunan proyek jalan tol tersebut sekitar satu kilometer. Di sepanjang jalan itu terlihat puluhan pekerja sedang bekerja di jalan tol yang berpasir dan berdebu. Di jalan masuk ke proyek jalan tol itu terdapat tulisan “Berbahaya Selain Pekerja Proyek Dilarang Masuk”.

Satu unit mobil merek Kobelco tengah memindahkan tanah di tepi jalan. Dua unit mobil berwarna kuning tengah meratakan tanah yang berada di sisi kanan jalan sebelum masuk menuju gerbang tol. Terpantau beberapa kendaraan roda empat masuk dan keluar di kawasan pembangunan jalan tol tersebut.

Tiang pancang seperti tangga masih berdiri di gerbang tol tersebut. Beberapa meter dari gerbang tol yang sedang dibangun terlihat satu mobil truk gandeng pengangkut diparkir di tengah-tengah jalan tol. Di bahu kiri dan kanan jalan tol juga masih terlihat tumpukan pasir dan bebatuan kerikil. Pada tengah jalan terdapat tanah yang tertumpuk.

Pengerjaan jalan tol dekat Stadion Si Jalak Harupat, di seberang Jalan Soreang Simpang Jelegong, Kutawaringin, tampak masih dalam proses juga. Di lokasi yang merupakan akses jalan tol itu, tampak beberapa orang yang mengenakan seragam putih berdiri menghadap ke arah proyek jalan tol tersebut.

Ketika Tim Teras memasuki proyek jalan tol tersebut, di tengah-tengah jalan gunungan pasir menumpuk di antara pembatas jalan itu. Di pertigaan jalan menuju terowongan terlihat beberapa pembatas yang terbuat dari bambu serta tumpukan puluhan bebatuan yang tergeletak di jalanan yang berpasir.

Di ujung jalan tol tersebut masih terlihat jelas tanah yang ditumpuk di tengah dan pinggir jalan serta delapan buah tiang beton diletakkan di ujung jalan tersebut. Mandor Rigid Proyek Tol Soroja’>Jalan Tol Soroja, Tri Adi (40), mengatakan pengerjaan jalan tol tersebut hampir selesai sesuai dengan tenggang waktu yang ditetapkan pada 31 Oktober 2017.

“Menyesuaikan dengan tanggal 31 Oktober. Sudah 90 persen, tinggal rigid atau pengecoran dan cepat lah ini,” kata Tri Adi, Sabtu (28/10/2017).

Tri menuturkan, penyelesaian proyek jalan tol seluas 50 ribu meter persegi yang ditanganinya dikerjakan dari pagi hingga pukul 23.00 WIB. Jumlah pekerja proyek lebih dari 200 orang. Ia berharap, pengerjaan jalan tol dengan pekerja sebanyak 50 orang di bawah tanggung jawabnya tersebut bisa selesai sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

“Semuanya pinginnya 100 persen di tanggal 31 oktober. Kemungkinan dan kondisinya tidak mungkin karena di sini banyak kerjaan yang kecil-kecil. Tinggal finishing sedikit-sedikit,” ujarnya. (red)

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *