Sosok yang Humanis, Foros Muda Jabar: Pak Haris Cocok dengan Demiz

Terasjabar.co – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Haris Yuliana sangat tepat jika dipasangkan dengan Deddy Mizwar dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018. Hal ini diutarakan oleh Organisasi Kepemudaan Forum Diskusi dan Aksi Kaum Muda Jabar (Foros Muda Jabar) saat ditanya mengenai Cagub-Cawagub Jabar 2018.

“Sosok yang dibutuhkan untuk menjadi pendamping Deddy Mizwar haruslah sosok yang kuat dan memenuhi sejumlah kriteria yang diperlukan, serta searah dengan pemikiran Deddy Mizwar, dan itu ada di sosok Haris Yuliana,” kata Ketua Foros Muda Jabar Ahmad Hidayat, usai menggelar diskusi ‘Ekspektasi Muda Terhadap Pemimpin Jabar ke Depan’ di Bandung.

Ahmad mengatakan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar adalah satu dari sejumlah kandidat yang dinilai memiliki peluang besar untuk bisa memimpin Jawa Barat periode selanjutnya, dan memiliki pengalaman dan bisa melanjutkan pembangunan yang belum selesai saat ini.

“Kami ingin sosok pemimpin Jabar ke depan adalah yang bisa melanjutkan pembangunan di jalur yang sama dan dari partai sama. Kalau berbeda warna partai, nanti dari nol lagi,” ujar Ahmad.

Ahmad menuturkan sosok Haris Yuliana memenuhi unsur kesundaan dan religiusitas yang dibutuhkan masyarakat Jawa Barat, berintegritas tinggi, dan berpengalaman dalam mengawasi pembangunan di Jawa Barat sebagai anggota dewan dari Fraksi PKS.

Haris yang lahir di Bandung dan merupakan anggota DPRD Jawa Barat dengan daerah pemilihan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat ini merupakan perwakilan kawasan Priangan. Karenanya, akan cocok jika disandingkan dengan Deddy Mizwar asal Bekasi yang mewakili Pantura dan kawasan perkotaan.

Selain dinilai memiliki pengalaman yang cukup matang dalam mengawal pembangunan Jawa Barat, katanya, Haris Yuliana pun dinilai memiliki cara komunikasi yang baik dengan masyarakat Jawa Barat. “Pak Haris itu juga pernah jadi ketua tim Pemenangan Ahmad Heryawan dua kali. Dia juga sudah tahu peta politik di Jabar. Jadi cocok untuk mendampingi Pak Deddy Mizwar,” ujarnya.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar pun menanggapi santai terkait usulan tersebut dan menyerahkan pada mekanisme partai yang ada. Jangan sampai, katanya, dirinya ikut dalam permasalahan internal partai lainnya. “Soal itu saya serahkan semuanya kepada mekanisme partai saja,” kata dia.

Deddy hanya berharap sosok pendampingnya di Pilgub Jabar nanti benar-benar sosok terbaik dan memiliki integritas tinggi, dapat berkomunikasi dengan baik dengan masyarakat, memahami program pembanguan Jabar.

“Yang penting bersih. Kalau tidak bisa membantu secara elektabilitas, yang penting bersih. Enggak bawa perkara. Jangan sampai elektabilitas enggak ada, malah bawa perkara juga,” kata Deddy.

Deddy mengatakan mengenai pengusungan bakal calon gubernur atau wakil gubernur, semuanya masih sangat cair dan dapat berubah kapan pun. Semua partai di Jawa Barat, kecuali PDIP, harus berkoalisi dan mempertimbangkan pasangannya sematang mungkin, sampai pendaftaran di KPU dibuka. (J,Lc)

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *