Belum Ada Partai Pengusung Tetap, Deddy Mizwar: Kenapa Dikhawatirin?

Terasjabar.co – Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilkada) Jawa Barat 2018 mendatang, Deddy Mizwar mengatakan tidak khawatir jika tidak diusung partai mana pun.

Wacana apapun, katanya, masih dapat berubah cepat sampai pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di KPU.

“Sudah tertulis di Lauh Mahfuz, siapa yang jadi gubernur. Apa yang perlu dikhawatirin,” kata Wakil Gubernur Jawa Barat itu di Gedung Sate, Selasa (15/8/2017).

Deddy Mizwar mengaku hanya bisa memahami, berharap, kemudian pasrah terhadap komunikasi politik partai yang berujung pada pengusungan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

“Kekuasaan itu bukan tujuan, kalau dijadikan tujuan pasti nantinya zalim. Kekuasaan itu saya sebut sarana untuk memperluas ladang amal ibadah kita. Jadi enjoy aja. Insya Allah,” ujarnya.

Menanggapi kabar bahwa Gerindra bisa saja tidak mengusung dirinya atau Gerindra tidak pasti berkoalisi dengan PKS, katanya hal tersebut sah-sah saja.

Sebab sampai pendaftaran di KPU, tidak satupun yang pasti, baik koalisi ataupun pengusungan pasangan calon.

“Selama ketua DPP belum memutuskan, semua pendapat sah-sah saja. Kita harus hadapi secara baik, secara positif. Nanti ketua DPP yang mengatakan, itu yang lebih sahih,” katanya.

Selama ini diketahui, secara sepihak sejumlah petinggi PKS menyatakan berdasarkan komunikasi dengan Gerindra, Deddy Mizwar dipasangkan dengan Ketua DPW PKS Jabar Ahmad Syaikhu.

Kemudian DPD Gerindra Jabar pun menyangkal kesepakatan tersebut.

“Ini politik. Satu tambah satu tidak sama dengan dua. Makanya jika ada kemungkinan 99.9%, maka yang 0.01% bisa mengubah segalanya,” paparnya.

Deddy Mizwar mengatakan keputusan pasangan calon ini ada di tangan DPP setiap partai. Sampai saat ini, ia menjalin komunikasi yang baik dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. (J,Lc)

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *