Hj. Lilis Boy: Budi Daya Bibit Perikanan Singaparna Perlu Tambahan Pakan Untuk Tingkatkan Produksi
Terasjabar.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyatakan budidaya bibit perikanan Singaparna (Kantor Cabang Dinas Perikanan dan Kelautan Wilayah Selatan di Singaparna Kabupaten Tasikmalaya) perlu tambahan pakan untuk peningkatan hasil budi daya.
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, Hj. Lilis Boy, Rabu (6/10/2021), mengatakan secara umum balai perikanan di Kantor Cabang Dinas Perikanam dan Kelautan Wilayah Selatan di Singparna ini mengalami pengurangan anggaran.
“Hal tersebut mempengaruhi re-stocking bibit yang semula enam juta bibit namun saat ini hanya tersedia tiga juta bibit karena pakan untuk bibit dikurangi,” kata Hj. Lilis seusai melakukan kunjungan kerja ke Kantor Cabang Dinas Perikanan dan Kelautan Wilayah Selatan di Singaparna Kabupaten Tasikmalaya.
Pihaknya menilai upaya pengembangan bibit ikan di balai tersebut sudah cukup bagus dan hal itu dibuktikan dari beberapa jenis ikan yang dikembangkan diantaranya ikan gurame dan sedang mengembangkan jenis ikan baung.
“Balai ini konsentrasinya adalah pembibitan utamanya ikan gurame, dan sedang mengembangkan jenis ikan hybrid antara gurame putih dan hitam yang menghasilkan bibit ikan yang daya tahannya lebih kuat,” katanya.
Hasil budi daya bibit perikanan di Singaparna Kabupaten Tasikmalaya menurun karena menurunnya pasokan pakan ikan di tengah pandemi COVID-19.






Leave a Reply