Mampu Tingkatkan PADes, Toni Setiawan Dorong BUMDes Lain Contoh BUMDes Niagara
Terasjabar.co – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Niagara yang dibentuk Desa Wangisagara, Kabupaten Bandung pada tahun 2002, kini mampu berkontribusi kepada Pendapatan Asli Desa (PADes) sebesar Rp 700 juta dan beromzet Rp 30 miliar per tahun. Alhasil, pencapaian tersebut mendapatkan apresiasi dari Komisi I DPRD Jabar.
Anggota Komisi I DPRD Jabar, Toni Setiawan mengungkapkan, dahulu banyak orang yang menilai BUMDes tidak akan berkembang sebagai unit bisnis yang berkontribusi terhadap PADes.
“Akan tetapi, dugaan tersebut kini dibuktikan melalui hasil yang ditunjukan oleh BUMDes potensial yang mampu mengelola berbagai unit usaha mulai dari simpan pinjam, pengelolaan pasar desa dan lainnya. Oleh karena itu kami Saya dan Komisi I DPRD Jabar mendorong bumdes yang lainnya untuk seperti Bumdes Niagara di Desa Wangisagara,” ungkapnya di Kantor Desa Wangisagara, Kabupaten Bandung, Jumat (21/5/2021).
Melihat potensi tersebut, pihaknya meminta Pemerintah Pusat terutama bidang perpajakan atau OJK membuat semacam kebijakan khusus atau diskresi untuk BUMDes.
“Sehingga, pajak yang dibebankan kepada BUMDes tidak disamakan dengan wajib pajak usaha lainnya”, ujarnya.
Selain itu, Toni berharap agar BUMDes tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memiliki orientasi sosial untuk membantu kesejahteraan masyarakat
“Artinya bukan untuk orang perorangan melainkan untuk kepentingan masyarakat langsung,” ucapnya.
Toni juga berharap, keberadaan BUMDes Niagara menjadi percontohan BUMDes di seluruh Indonesia. Kemudian, guna mengembangkan BUMDes, dirinya menyarankan agar BUMDes daerah lain untuk belajar ke BUMDes Niagara.






Leave a Reply