Gubernur Aher Berbela Sungkawa Atas Wafatnya Anggota Brigade Persis

Terasjabar.co – Anggota Komando Brigade Persis yang wafat karena dianiaya menggunakan potongan pipa besi, mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

“Sudah pasti saya prihatin dan berbela sungkawa terhadap dua tokoh yang dianiaya. Salah satunya meninggal,” kata Ahmad Heryawan, di Gedung Sate Bandung, Jumat (2/02).

Orang nomor satu di Provinsi Jawa Barat ini meminta kepada masyarakat untuk menjaga emosi terkait kasus penganiayaan dua tokoh agama yang terjadi di Kabupaten Bandung.

Terlebih dahulu dalam dua minggu terakhir terjadi dua kasus penganiayaan terhadap tokoh agama, yakni pertama terhadap KH Umar Basri, pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hidayah, Kabupaten Bandung. Dan yang kedua adalah anggota Komando Brigade PP Persis Prawoto dianiaya oleh seseorang berinisial AM (45) menggunakan potongan pipa besi.

“Dari peristiwa itu, saya mengajak seluruh masyarakat bersama aparat bersiaga, menjaga rasa aman,” katanya.

Selain itu, Aher juga meminta masyarakat untuk tidak berasumsi macam-macam dan terkait proses hukum dari dua kasus penganiayaan tersebut agar semuanya diserahkan kepada pihak kepolisian.

“Sudah pasti aparat penegak hukum harus mengusut tuntas kasus ini,” kata dia.

Dia juga tidak menampik bahwa kasus ini dikhawatirkan bisa mengganggu jalannya Pilkada serentak dan Pilgub Jawa Barat 2018 sehingga kesiapsiagaan dan kewaspadaan harus mulai ditingkatkan. Dinas Sosial Jawa Barat juga diinstruksikan untuk meningkatkan pembenahan terkait warga yang mengalami gangguan jiwa.

“Dan saya pikir Dinsos sudah terbiasa melakukan pengobatan. Tinggal lebih diintensifkan lagi,” kata dia. (red)

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen − 12 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data