Ridwan Kamil Klaim TAP Mampu Datangkan Investasi Rp 2,8 Triliun untuk Jabar dalam Waktu Cepat

Terasjabar.co – Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan Tim Akselerasi Pembangunan (TAP) Jabar berhasil menggaet investasi besar dalam waktu cepat.

Gubernur mengatakan pendampingan TAP terhadap Pemprov Jabar sudah menunjukan keberhasilan yang signifikan untuk membantu mempercepat pembangunan di Jabar.

“Sekarang saya minta informasi secara berimbang tentang keberhasilan TAP. Pernah dengar kan kita ada hibah Rp 280 miliar. Kemudian Plastik Energy memberikan investasi Rp 2,8 triliun,” katanya di Gedung Sate, Rabu (10/4/2019).

Menurut Emil, keberhasilan tersebut tidak datang begitu saja tanpa peran TAP yang rajin melakukan lobi agar investor menanamkan investasinya di Jabar.

“Itu tidak tiba-tiba, butuh proses lobi. Siapa yang melobi, itu kan skill bisnis, yang lobi tim TAP. Itu contoh bahwa Jabar makin ngabret dengan akselerasi pembangunan. Jadi saya datang tinggal MoU, prosesnya sudah lama. Waktu saya juga enggak mungkin untuk lobi, itu lama. Jadi itu maksudnya,” katanya.

Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan kerja cepat ini mampu menghasilkan bukti kongkrit karena hanya dalam waktu enam bulan setelah TAP dibentuk, investasi triliunan rupiah berhasil dilobi untuk Jabar.

“Yang paling konkret dalam waktu enam bulan bisa menghasilkan investasi Rp 2,8 triliun dan hibah Rp 280 miliar untuk green ekonomi green energy, pembangunan sarana pengolahan sampah plastik jadi BBM,” katanya.

Belajar dari kesuksesan di tingkat gubernur, maka pihaknya berencana akan membentuk tim serupa di seluruh organisasi perangkat daerah.

“Kalau gubernur namanya TAP kalau dinas saya minta membuat hal yang sama namanya TAJJ (Tim Akselerasi Jabar Juara) untuk memberikan percepatan pembangunan,” ujarnya.

Sekda Jabar Iwa Karniwa menuturkan pembentukan TAP dilakukan mengingat dalam masa kepemimpinan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum mengusung konsep kolaboratif. Pemprov Jabar juga menerapkan government 3.0 yang melibatkan berbagai pihak dalam pembangunan, termasuk peran masyarakat, bisnis, dan akademisi.

“Ini dikuatkan dalam struktur penasehat gubernur yang jelas dasar hukumnya dari yang lebih atas sampai ke keputusan gubernur,” katanya.

Menurut Iwa TAP yang terdiri dari barisan profesional, akademisi, dan umum betugas memberikan masukan pada gubernur dan usulan yang kongkret pada jajaran birokrasi Pemprov Jabar terkait program pembangunan di Jabar.

“Mereka punya kapasitas dan kemampuan yang mumpuni di bidang masing-masing,” katanya.

Iwa mencontohkan peran TAP yang terasa sangat kongkrit adalah perumusan dan penyusunan e-Budgeting yang semula baru bisa tuntas pada 2020, dengan adanya percepatan dan bantuan dari TAP selesai pada 2019.

“Dengan adanya kepiawaian ini bisa selesai 2019, dan tidak menggunakan APBD. Kalau misal pakai APBD bisa lebih mahal lagi. Terus terang kami merasa terbantu, mereka bekerja kadang sampai jam 01.00 atau jam 02.00 malam. TAP sudah sesuai ketentuan yang berlaku dan bisa dirasakan manfaatnya,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menandatangani kerja sama dengan perusahaan pengolahan sampah plastik asal Inggris Plastic Energy Limited untuk mengubah plastrik menjadi solar. Rencananya pengolahan sampah model ini akan diterapkan di enam kota Jawa Barat.

Penandatanganan kesepakatan bersama dilakukan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan Kirk Evan mewakili Plastic Energy, di Gedung Pakuan, Jalan Cicendo, Kota Bandung, Kamis (28/3/2019).

Gubernur Ridwan Kamil mengungkapkan Plastic Energy merupakan perusahaan lingkungan terbaik dan terbesar di Inggris yang berminat mengajak Pemprov Jabar memerangi sampah plastik menjadi bahan bakar solar.

“Mereka berminat mengajak kami memerangi sampah plastik menjadi berguna. Kita tahu Indonesia dikenal sebagai penyumbang sampah plastik ke lautan,” kata Gubernur yang akrab disapa Emil ini.

Enam kota dipilih karena memiliki produksi dan konsumsi plastik yang cukup tinggi. Enam kota itu yakni Kota Bandung, Bogor, Bekasi, Depok, Cirebon, dan Kota Tasikmalaya.

“Sudah disepakti teknologi pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar solar ini akan diterapkan di Jabar. Kota Bandung, Bogor, Bekasi, Depok, Cirebon, dan Tasikmalaya yang produksi sampah rutinnya sangat banyak dan konsumsi plastiknya tinggi,” jelasnya.

Menariknya, Plastic Energy akan menghibahkan dana sebesar 20 juta USD atau sekitar Rp 280 miliar. Dana ini untuk studi kelayakan yang akan dilakukan pada Agustus 2019 sampai Maret 2020. Dengan begitu penerapan teknologi pengolahan sampah plastik ini akan dimulai pada Maret 2020.

“Akan studi kelayakan dulu hingga Maret 2020, setelah itu kita akan mulai memproses,” ujar Emil.

Selain sebagai percontohan green development di Indonesia, proyek ini juga ada sisi bisnisnya. Total investasi pada proyek tersebut mencapai 200 juta dolar atau sekitar Rp 2,8 triliun.

“Ini menunjukkan Jabar di mata dunia dilihat sebagai provinsi yang pro bisnis yang juga melahirkan mutual benefit yang juga terhadap lingkungan,” kata Emil.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 + thirteen =

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global