Bentrok dengan Opang di Bandung, Massa Ojol Diredam Aparat
Terasjabar.co – Personel TNI-Polri turun tangan meredam massa driver ojek online (ojol) yang mencoba merangsek kawasan ojek pangkalan (opang) di Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Massa ojol membubarkan diri setelah polisi menggelar mediasi.
Pasca bentrokan siang kemaren, para driver ojol itu berupaya mencari opang yang memukul temannya. Hampir selama dua jam masa ojol bertahan di Jalan Raya Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jumat (27/7/2018) malam.
Sempat terjadi aksi dorong antara massa ojol dengan barikade polisi. Beberapa saat kemudian, polisi melaksanakan mediasi dengan perwakilan ojol yang berlangsung di bahu jalan. Akibatnya terjadi kemacetan di jalan tersebut hingga arus lalu lintas dialihkan menuju jalan lain.
Sekitar pukul 22.00 WIB, kelompok ojol yang sudah menyampaikan aspirasinya kepada polisi itu balik kanan secara tertib. Arus lalu lintas kembali normal.
“Mereka ingin agar dipertemukan dengan para ojek pangkalan, untuk bisa menghilangkan zona merah. Kedua, upaya hukum tetap ditegakkan,” kata Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan di lokasi.
Menurut Indra, pihaknya tengah mencari oknum opang yang merusak motor dan menganiaya driver ojol. Dia berpesan agar pihak yang berseteru tetap tenang.
“Penyidik kami sedang bekerja, tolong berikan waktu dan memahami hal tersebut. Besok rencananya ada pertemuan kembali dengan mereka, dengan perwakilan ojek pangkalan, sama-sama mencari langkah aman di wilayah Kabupaten Bandung,” tutur Indra.
Ratusan anggota Polres Bandung dibantu Kodim 0609 Kabupaten Bandung dan Polda Jabar diterjunkan mengamankan lokasi bentrok. Meski sempat kembali memanas, Indra memastikan situasi sudah kondusif.
“Sudah sepatutnya tugas kami, melindungi dan melayani masyarakat. Jangan sampai terjadi perseteruan ojek pangkalan dan ojek online,” ujarnya.
“Malam ini kami fokus, jangan sampai terjadi kembali gesekan antara ojek online dan ojek pangkalan,” kata Indra menambahkan.






Leave a Reply